BANDA ACEH – Mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama menyatakan bahwa alien memang ada, namun ia menepis teori konspirasi lama yang mengklaim bahwa pemerintah AS menyembunyikan makhluk luar angkasa di Pangkalan Udara Area 51.Pernyataan ini disampaikan Obama dalam wawancara santai bersama jurnalis Brian Tyler Cohen yang dirilis pada Sabtu (14 Februari 2026). Dalam segmen pertanyaan cepat (“lightning round”), Cohen langsung bertanya: “Apakah alien itu nyata?”Obama menjawab tegas: “Mereka nyata” (“They’re real”). Ia melanjutkan, “Tapi saya belum pernah melihat mereka, dan mereka tidak disimpan di—apa itu namanya—”Cohen menyela: “Area 51?””Area 51,” jawab Obama sambil mengonfirmasi. “Tidak ada fasilitas bawah tanah di sana, kecuali memang ada konspirasi besar-besaran yang menyembunyikannya dari presiden Amerika Serikat.”Obama juga bercanda bahwa pertanyaan pertama yang ingin ia ajukan begitu menjadi presiden adalah: “Di mana alien-alien itu?” Percakapan tersebut diakhiri dengan tawa dari keduanya.Pernyataan Obama ini muncul di tengah meningkatnya tekanan dari Kongres AS terkait transparansi soal fenomena udara tak dikenal (UAP, yang dulu disebut UFO). Pada September 2025, seorang veteran Angkatan Udara AS, Dylan Borland, bersaksi di hadapan Satuan Tugas DPR tentang Deklasifikasi Rahasia Federal. Ia menceritakan pengalaman tahun 2012 di Pangkalan Udara Langley, di mana ia melihat pesawat berbentuk segitiga yang mengganggu teleponnya, tidak bersuara, dan memiliki material yang tampak cair atau dinamis. Borland mengklaim mengalami pembalasan berupa pemecatan dan daftar hitam.Anggota DPR dari Partai Republik, Anna Paulina Luna, menuduh Departemen Pertahanan dan komunitas intelijen kurang transparan. “Rakyat Amerika bukan anak kecil yang perlu dilindungi dari kenyataan,” katanya. Sementara itu, Anggota DPR Eric Burlison menunjukkan video drone MQ-9 Reaper yang menyerang bola tak dikenal di lepas pantai Yaman pada Oktober 2024—objek itu tetap terbang meski terkena serangan—dan mempertanyakan mengapa informasi tersebut diblokir.Meski demikian, Kantor Resolusi Anomali Segala Domain (AARO) milik pemerintah AS menyatakan tidak ada bukti yang dapat diverifikasi tentang aktivitas makhluk luar angkasa.Pernyataan Obama ini semakin memicu diskusi publik tentang keberadaan kehidupan di luar Bumi, meskipun ia menegaskan tidak ada bukti penyembunyian di fasilitas rahasia seperti Area 51 selama masa kepresidenannya.
Sumber: newsweek






























































































































