HIBURAN
HIBURAN

Pandji Pragiwaksono Pecah

Oleh: Erizal 1

PANDJI PRGIWAKSONO sedang trending topik. Special Show bertajuk Mens Rea jadi perbincangan. Padahal special show itu Agustus lalu dengan 10 ribu penonton. Pecah. Stand up Comedian terbesar se-Asia Tenggara.

Lebih pecah lagi saat special show itu ditayangkan di Netflix. Jadi trending satu di Netflix. Banyak yang memuji, banyak pula yang mengkritik. Bukan soal yang pro-rezim atau yang oposisi. Tak harus selalu begitulah.

Kasihan juga Raffi Ahmad. Terhakimi meski bukan lewat pengadilan soal cuci uang. Tapi Pandji menggarisbawahi misalnya, andaikan atau kalau. Kritik atas nama komedi itu sah, tapi selalu menusuk ke hati yang paling dalam.

Gibran Rakabuming Raka juga kasihan. Tapi dibela Tompi. Dokter artis atau penyanyi yang hebat memperbaiki wajah orang itu.  Bukan membela, melainkan meluruskan. Tapi Tompi pun mengakui penampilan Pandji Pragiwaksono hebat.

Berita Lainnya:
Riza Fakhrumi Tahir: Pemecatan Ijeck Pesanan Jokowi

Dedi Mulyadi alias KDM yang juga disinggung langsung membalas. Ia minta Padnji melihat dirinya Gubernur Konten dan Kenyataan. KDM memang lain dari yang lain. Ia tak mau diam saja kalau dikritik orang, apalagi jadi bahan candaan atau olok-olokan. Kelahi pun mungkin ia mau.

Itulah hebatnya media. Agustus lalu, tapi masih bisa melambung sekarang. Malah mungkin bisa selamanya, karena special show Panji itu bersejarah. Padahal masih berbayar lo. Diposting gratis, semakin tegak tali.

Fenomena Stand up Comedy kita saat ini luar biasa. Grup-grup baru bermunculan. Lewat kanal YouTube, bahkan merambah dunia film. Film Agak Laen Menyala Pantiku tiba-tiba menjadi film terlaris sepanjang masa.

Berita Lainnya:
Kasus Pemerasan Gubernur Riau KPK Amankan Duit Rp400 Juta dari Rudin Bupati Indragiri Hulu

Tak perlu seganteng Reza Rahadian, Nicholas Saputra, atau secantik Dian Sastro, untuk jadi bintang film. Okky Rengga saja, mantan kiper PSMS Medan bisa. Ini hari panennya komunitas Stand up Comedy di Indonesia.

Menurut saya komunitas Stand up Comedy Indonesia saat ini adalah komunitas terkuat. Apalagi mereka juga berkolaborasi dengan komunitas aktivias lainnya. Ke depan, bukan mustahil komunitas menjadi penentu di Republik ini, kalau mereka bisa kelompok menyalurkan aspirasi untuk hal apa pun.***

image_print

Referensi:

  1. Direktur ABC Riset & Consulting[]
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Reaksi

Berita Lainnya

Uh-oh! It looks like you're using an ad blocker.

Our website relies on ads to provide free content and sustain our operations. By turning off your ad blocker, you help support us and ensure we can continue offering valuable content without any cost to you.

We truly appreciate your understanding and support. Thank you for considering disabling your ad blocker for this website