Keputusan pengadilan Israel yang memperbolehkan umat Yahudi beribadah di Masjid Al Aqsa mendatangkan kecaman dari berbagai pihak. Hal ini juga memicu kemarahan faksi-faksi Palestina dan otoritas agama setempat.
Putusan yang dijatuhkan pada hari Minggu 22 Mei ini berawal ketika pengadilan membatalkan perintah penahanan tiga aktivis Yahudi Israel yang berdoa di Masjdi Al Aqsa. Tindakan ini tentu melanggar perjanjian Israel yang juga melibatkan Yordania sebagai pengurus masjid suci tersebut.
Sebagai informasi, sejak beberapa dekade lalu, perjanjian yang melibatkan Israel, Palestina dan Yordania itu hadir untuk mengatur hak-hak umat Islam dan non muslim atas Masjid Al Aqsa. Di mana non muslim boleh mengunjungi Al Aqsa tetapi tidak diperbolehkan untuk beribadah di sana.
Berdasar perjanjian di atas putusan yang dianggap melanggar kesepakatan bersama ini, akhinya menggerakkan berbagai otoritas untuk melayangkan kecaman. Salah satunya Presiden Palestina Mahmoud Abbas yang menyebut ini sebagai serangan besar serta pelanggaran terhadap hukum internasional.
Tak ketinggalan, Hamas juga melayangkan kecaman melalui laman resmi mereka yang menyebut bahwa izin terhadap Yahudi beribadah di Masjid Al Aqsa merupakan tindakan provokatif dan bermain-main dengan api serta telah melewati batas. Hamas mengatakan bahwa keputusan Israel ini akan disambut dengan perlawanan serius dari rakyat Palestina.
“Kami tegaskan kembali bahwa umat Islam memiliki hak eksklusif atas setiap jengkal Masjid Al Aqsa. Hanya rakyat Palestina yang memiliki kedaulatan atasnya (Al Aqsa),” ungkap pernyataan resmi Hamas.
Tetapi pernyataan berbeda datang dari kantor perdana menteri Israel segera setelah putusan pengadilan ini memicu kemarahan.
“Mengenai kasus pidana khusus ini, negara telah memberi tahu pemerintah bahwa mereka akan mengajukan banding atas keputusan di pengadilan distrik ini,” ungkap pernyataan tersebut seperti dikutip Hops.ID dari laman Middle East Monitor pada Rabu, 25 Mei 2022.
Putusan ini menambah ketegangan antara Palestina dan Israel karena bersamaan dengan persetujuan diadakannya parade bendera untuk merayakan Hari Yerusalem, peringatan Israel atas kemenangan negara itu atas Yerusalem Timur.***
































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Nabi Isa 'alaihissalam, yang disebut sama org kafir sebagai Yesus…
Keren Bank Aceh Syariah. Dari waktu ke waktu penuh inovasi.…
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Beredar Narasi di Tentara AS,…
Bank Aceh Siapkan Reward Khusus…
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Indonesia, khususnya Aceh, perintah Allah dan Rasulullah itu, level urgensi…
😥 Inna lillahi wa Inna ilahi raaji'un
😂 Mana pernah ngaku penjahat.
😂 Mereka orang-orang penyembah berhala yang terlalu delusional…
Iran is the best 👌 Amerika Serikat dan Teroris…
Berita Terpopuler