Minggu, 19/05/2024 - 16:04 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Survei LPMM: Kebijakan dan Program Airlangga Menjadikannya Capres Kuat 2024

Sebanyak 58 persen reponden ingin soso presiden berdasarkan kinerjanya.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

JAKARTA—Hasil survei Lembaga Penelitian Masyarakat Milenium (LPMM) menemukan mayoritas publik menilai kebijakan dan program Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto paling banyak membantu masyarakat. Direktur Eksekutif LPMM Alamsyah Wijaya menuturkan, sebanyak 79,4 persen dari 1.988 responden menilai kebijakan Airlangga selama dua tahun terakhir ini dinilai paling banyak membantu kesulitan ekonomi masyarakat.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan


“Airlangga Hartarto dinilai sebagai tokoh bakal capres yang kebijakan dan programnya banyak membantu masyarakat disaat kesulitan ekonomi keluarganya akibat dampak Covid-19 dan penanggulang Covid-19. Hal ini tercermin dari 79,4 persen jawaban respoden,” tutur Alamsyah dalam keterangan, Selasa (13/9/2022).

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses ada Pelantikan Direktur PT PEMA dan Kepala BPKS


Alamsyah menambahkan, di urutan kedua, sebanyak 40,2 persen responden menilai kebijakan dan program Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dirasakan masyarakat terkait memberi rasa aman saat pandemi Covid-19 di Indonesia. Selanjutnya, 40,2 persen responden menilai kebijakan Ketua DPR Puan Maharani banyak memengaruhi kehidupan masyarakat saat Covid-19.

ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hardiknas dari Bank Aceh Syariah


Temuan ini berbanding lurus dengan hasil uji preferensi pilihan publik jika Pilpres 2024 digelar saat survei. “Dengan pertanyaan tertutup, nama Airlangga Hartarto dipilih oleh 29,2 persen responden, kemudian di urutan kedua nama Prabowo Subianto dipilih sebanyak 21,0 persen responden,” ujar Alamsyah.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh
Berita Lainnya:
Masuk Bursa Calon Gubernur DKI Jakarta dari PDIP, Risma: Aku Enggak Punya Uang dan Enggak Berani


Di urutan ketiga, muncul nama Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa yang dipilih sebanyak 12,7 persen responden. Sementara, nama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo hanya dipilih 7,1 responden dan Puan Maharani dipilih 4,1 responden.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action


Masih dalam survei yang sama, LPMM melakukan simulasi nama tokoh jika dipasangkan sebagai capres-cawapres. Hasilnya, pasangan Airlangga Hartarto-Ganjar Pranowo menjadi pasangan paling banyak dipilih. “Tingkat keterpilihannya 45,6 persen, disusul Prabowo Subianto-Muhaimin Iskandar yang dipilih sebanyak 19,1 persen responden,” ujar Alamsyah. Di urutan ketiga, nama Anies Baswedan yang dipasangkan dengan Puan Maharani hanya dipilih sebanyak 14,2 persen responden.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Reza Saputra sebagai Kepala BPKA


Dalam simulasi lain, Airlangga yang dipasangkan dengan Andika Perkasa juga menjadi pilihan terbanyak responden. “Airlangga Hartarto-Andika Perkasa dipilih sebanyak 34,2 persen responden,” tegas Alamsyah.

ADVERTISEMENTS


Di urutan kedua, muncul nama Prabowo Subianto-Puan Maharani yang dipilih sebanyak 30,1 persen responden. Sementara, urutan selanjutnya ada nama Ganjar Pranowo-Anies Baswedan yang dipilih 19,5 persen, disusul Sandiaga Uno-AHY yang dipiliih 12,5 persen responden.

ADVERTISEMENTS


Alamsyah menilai, keterpilihan Airlangga wajar karena hasil survei LPMM juga menemukan mayoritas responden ingin kriteria capres 2024 merupakan sosok yang selalu berpihak pada kepentingan rakyat, yakni sebanyak 95,7 persen. Disusul 93,7 persen capres harus memiliki rekam jejak yang kinerjanya sudah dirasakan masyarakat Indonesia. Sebanyak 92,8 persen responden ingin capres yang mau bekerja keras.

Berita Lainnya:
Jokowi dan Gibran Dipastikan Jabat Posisi Strategis Jika Masuk Golkar


“Masyarakat jengah dan bosan dengan pemimpin bangsa yang cenderung berwibawa menjaga sikapnya dengan publik,” tegas Alamsyah. Kondisi ini tercermin dari temuan sebanyak 58 persen responden ingin sosok presiden berdasarkan kinerjanya selama menjadi pejabat negara dapat dirasakan dan meningkatkan kualitas kehidupan keluarga masyarakat.


Survei LPMM digelar pada 22 Agustus hingga 4 September 2022. Survei ini dilakukan dengan wawancara tatap muka dan sambungan telepon menggunakan metode multistage random sampling dari 1.988 responden. Margin of error survei sekitar 2,2 dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi