BANDA ACEH – Dua nama yang telah diusulkan Pemerintah Aceh selaku pemegang saham pengendali (PSP) tidak lulus uji kepatutan dan kelayakan sebagai calon Dirut PT. Bank Aceh Syariah rupanya mematik respon dari Zulfan alias James NKRI.
Eks Pensus mantan Gubenur Irwandi Yusuf – Nova Iriansyah ini merasa punya kepentingan terkait soal pihak OJK yang telah menetapkan dua nama calon di antaranya Fadhil Ilyas dan Muhammad Razi tidak lulus uji kepatutan dan kelayakan sebagai calon Dirut PT. Bank Aceh Syariah.
Kepentingan yang dimaksud James adalah Bank Aceh Syariah itu adalah milik “Ureung Aceh” (baca: orang Aceh). Jadi menurutnya ia berhak menyampaikan pandangannya terkait manajemen yang hari ini ada di Bank Aceh Syariah. Hal itu ia sampaikan kepada HARIANACEH.co.id pada Kamis (20/10/2022) siang.
“Itu Bank Aceh Syariah adalah milik Ureung Aceh, jadi jangan bikin malu rakyat Aceh. Kalau memang punya akal sehat dan waras bahwa tidak mampu mengelola sebuah bank dan masih banyak lagi yang saya temukan dari fakta-fakta integritas yang masih terus dilanggar, itu off the record ya, maka jangan jemawa seolah-olah punya kopetensi dan punya integritas sehat,” ucap James mengawali responnya saat ditanyai HARIANACEH.co.id soal perbankan di Aceh.
James kemudian melanjutkan, ia meminta HARIANACEH.co.id dan rakyat Aceh secara umum untuk terus mengawal perjalanan sistem perbankan yang berjalan di Bank Aceh Syariah. Selain telah menyoroti soal tidak lulusnya dua orang calon Dirut PT. Bank Aceh Syariah yang membuatnya merasa malu, ia justru ingin lebih menyoroti posisi komisaris utama yang saat ini masih bertengger di situ.
“Ya sudahlah, kita coba lupakan dulu sejenak soal dua calon yang sudah tidak lulus itu. Sudah tentu saya pribadi merasa sangat malu sebagai orang Aceh yang ketika dua putra Acehnya dinyatakan tidak lulus uji kepatutan dan kelayakan saat mengikuti pencalonan diri sebagai calon Dirut BAS,” James menghela nafasnya saat berbincang-bincang dengan HARIANACEH.co.id.
Kemudian, lanjutnya lagi. Mantan sekda Aceh yang hari ini masih menjabat di Bank Aceh Syariah seharusnya segera dinonaktifkan.
“Tapi yang menjadi hal krusial dan masih mengganggu nalar saya adalah, kenapa mantan Sekda Aceh yang dikenal sebagai “Apa Bereh” itu masih menjabat sebagai Komisaris Utama di Bank? Diakan sudah tidak lagi menjabat dan Sekda Provinsi Aceh baru sudah ada yang menjabat, seharusnya ia dan komisaris lainnya segera didemisionerkan setelah diadakannya segera RUPS-LB dan jabatan Komut dikembalikan kepada Sekda Provinsi Aceh yang saat ini menjabat,” sebut James mengkritisi jabatan Komisaris Utama bank Regional Champion itu.































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Nabi Isa 'alaihissalam, yang disebut sama org kafir sebagai Yesus…
Keren Bank Aceh Syariah. Dari waktu ke waktu penuh inovasi.…
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Beredar Narasi di Tentara AS,…
Bank Aceh Siapkan Reward Khusus…
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Untuk Mengatasi lupa PIN (BRimo) Anda bisa menghubungi CS BRi…
Indonesia, khususnya Aceh, perintah Allah dan Rasulullah itu, level urgensi…
😥 Inna lillahi wa Inna ilahi raaji'un
😂 Mana pernah ngaku penjahat.
😂 Mereka orang-orang penyembah berhala yang terlalu delusional…
Berita Terpopuler