UPDATE

NASIONAL
NASIONAL

Ma’ruf Amin Minta Parpol Tak Gunakan Politik Identitas: Bisa Memicu Konflik di Bawah

BANDA ACEH –  Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengingatkan agar partai politik tidak menggunakan isu politik identitas jelang tahun politik pemilu 2024. Ma’ruf juga tak ingin parpol menimbulkan isu-isu yang memicu konflik di bawah.

“Pemerintah melalui berbagai Kementerian lembaga kemudian partai-partai politik juga jangan mengusung isu isu yang sifatnya itu politik identitas, kemudian jangan menimbulkan isu-isu yang bisa memicu ya konflik di bawah,” kata Ma’ruf di kawasan Banten, Jumat (28/10).

Berita Lainnya:
Diplomasi Tanpa Sekat 2025: Bagaimana Dasco Jadi 'Jembatan' Megawati hingga Abu Bakar Baasyir

Menurut dia, kesadaran elite politik diperlukan untuk mencegah isu politik identitas. Selain itu, BNPT juga sudah intens menyasar kelompok-kelompok radikal untuk mengantisipasi politik identitas.

“Jadi kesadaran elit-elit politik juga pokoknya semua pihak ya kita akan lakukan ya dari semua pihak, BNPT sudah pasti akan lebih intens ya menghadapi ini dan menyasar berbagai pihak yang kemungkinan ada kelompok-kelompok radikal, dan dari kalangan untuk keamanan intelijen jangan membiarkan adanya kelompok ini muncul ya,” tutur dia.

Berita Lainnya:
Bertentangan Putusan MK, Kapolri Teken Aturan Polisi Aktif Bisa Menjabat di 17 Instansi

Ma’ruf megatakan, pemerintah juga bekerja sama dengan santri untuk menggaungkan paham Islam moderat. Dia mengatakan, Islam bersifat mendamaikan semua.

“Saya pikir kita kerja kita bersama, santri akan terus menggaungkan ya paham Islam moderat dan menjaga supaya tidak terjadi konflik tadi,” pungkasnya.

Reaksi

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.

Uh-oh! It looks like you're using an ad blocker.

Our website relies on ads to provide free content and sustain our operations. By turning off your ad blocker, you help support us and ensure we can continue offering valuable content without any cost to you.

We truly appreciate your understanding and support. Thank you for considering disabling your ad blocker for this website