Rabu, 29/05/2024 - 16:04 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EROPAINTERNASIONAL

China Batal Tayangkan Pidato Presiden Dewan Eropa di CIIE

Presiden Dewan Eropa mengkritik perang yang dikobarkan Rusia di Ukraina.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

 BRUSSELS – China menarik dan tak menampilkan video pidato Presiden Dewan Eropa Charles Michel yang seharusnya ditayangkan pada pembukaan China International Import Expo (CIIE) pada Jumat (4/11/2022) pekan lalu. Dalam video tersebut, Michel mengkritik perang yang dikobarkan Rusia di Ukraina.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh


“Presiden Michel diundang untuk berpidato di Forum Hongqiao/CIIE ke-5 di Shanghai. Seperti yang diminta pihak berwenang China, kami memang telah memberikan pesan pra-rekaman yang akhirnya tidak ditampilkan. Kami telah membahas ini melalui saluran diplomatik normal,” kata juru bicara Charles Michel, Barend Leyts, saat diwawancara Reuters, Senin (7/11/2022).

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak


Penyelenggara CIIE maupun kementerian luar negeri dan kementerian perdagangan China belum memberikan keterangan resmi perihal mengapa video pidato Michel tak ditayangkan. Dalam pembukaannya, CIIE memang menampilkan pidato dari sejumlah pemimpin negara dan lembaga internasional.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan
Berita Lainnya:
Dunia Kecam Serangan Mematikan Zionis Israel Tewaskan 40 Orang di Kamp Rafah


Menurut beberapa diplomat yang mengetahui video pidato Charles Michel untuk CIIE, dalam pidato tersebut, pemimpin Dewan Eropa melayangkan kritik keras terhadap perang ilegal Rusia di Ukraina. Michel berpendapat, Eropa telah terlalu bergantung pada Rusia untuk bahan bakar fosil. Menurutnya, hal itu memicu ketidakseimbangan perdagangan.


“Di Eropa, kami ingin keseimbangan dalam hubungan perdagangan kami untuk menghindari ketergantungan yang berlebihan. Ini juga berlaku untuk hubungan perdagangan kami dengan China,” kata diplomat menyitir pernyataan Michel dalam pidato yang seharusnya ditayangkan pada pembukaan CIIE.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action


Michel juga akan menyerukan agar China berbuat lebih banyak untuk mengakhiri pertumpahan darah di Ukraina. “China memiliki peran dalam menggunakan pengaruhnya untuk menghentikan perang brutal Rusia melalui apa yang disebut kemitraan “tanpa batas” Anda dengan Rusia. Anda, China, dapat membantu mengakhiri (perang) ini,” kata Michel.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh
Berita Lainnya:
Energi Terbarukan Telah Memenuhi 95 Persen Kebutuhan Listrik Portugal  


Kemitraan tanpa batas yang disinggung Michel adalah pakta kerja sama yang diumumkan Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin sebelum konflik di Ukraina pecah. Sejauh ini, Beijing belum secara eksplisit dan terbuka mengecam perang yang berlangsung di Ukraina. Kendati demikian, Negeri Tirai Bambu mendorong penyelesaian konflik lewat negosiasi. China pun berulang kali memperingatkan bahwa pendekatan sanksi tidak akan menyelesaikan peperangan di negara bekas Uni Soviet tersebut.

ADVERTISEMENTS

sumber : Reuters

ADVERTISEMENTS

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi