Senin, 20/05/2024 - 05:26 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

INTERNASIONALTIMUR TENGAH

Dituduh Agen Spionase Inggris, Iran Hukum Mati Mantan Wakil Menteri Pertahanan

Alireza Akbari dituduh menjadi agen mata-mata Inggris.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

TEHERAN – Iran telah menjatuhkan hukuman mati kepada mantan wakil menteri pertahanan di negaranya, yakni Alireza Akbari. Hal itu karena dia dituduh menjadi agen mata-mata Inggris.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Kantor berita Iran, Islamic Republic News Agency (IRNA), dalam laporannya Rabu (11/1/2023) mengungkapkan, Akbari dinyatakan bersalah atas korupsi dan tindakan ekstensif terhadap keamanan internal serta eksternal Iran melalui penyerahan informasi kepada Inggris. Menurut IRNA, Akbari sempat mengajukan banding atas hukumannya, tapi ditolak.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses ada Pelantikan Direktur PT PEMA dan Kepala BPKS

IRNA tidak menjelaskan kapan Akbari ditangakap. IRNA hanya melaporkan bahwa Akbari akan dieksekusi dalam waktu dekat. Sementara itu, Kementerian Intelijen Iran mengungkapkan, Akbari merupakan salah satu agen terpenting MI6, dinas intelijen Inggris. Akbari disebut telah menyerahkan informasi berharga tentang Iran kepada Inggris.

ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hardiknas dari Bank Aceh Syariah
Berita Lainnya:
Israel Sudah Bunuh 34 Ribu Warga Palestina, AS Berencana Kasih Bantuan Senjata Lagi

Karena Akbari turut memiliki kewarganegaraan Inggris, vonis hukuman mati terhadapnya pun memicu reaksi pemerintah Inggris. Menteri Luar Negeri Inggris James Cleverly mengatakan, vonis mati yang dijatuhkan terhadap Akbari bermotif politik. “Iran harus segera menghentikan eksekusi warga negara Inggris-Iran Alireza Akbari dan segera membebaskannya. Ini adalah tindakan bermotivasi politik oleh rezim barbar yang sama sekali mengabaikan kehidupan manusia.,” tulis Cleverly di akun Twitter resminya.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh
Berita Lainnya:
Serangan Terhadap Petugas Keamanan Rusia Terus di Kaukasus Utara

Istri Akbari mengungkapkan, suaminya telah dipindahkan ke sel isolasi pada Selasa (10/1/2023) malam. Dia cemas tindakan eksekusi akan segera dilakukan. Dalam sebuah wawancara dengan BBC, istri Akbari mengatakan, seorang pejabat Iran telah memintanya datang ke penjara di Teheran untuk pertemuan terakhir dengan suaminya.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Akbari menjabat wakil menteri pertahanan selama masa jabatan mantan presiden Iran Mohammad Khatami (1997-2005).

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Reza Saputra sebagai Kepala BPKA

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS

ADVERTISEMENTS

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi