Rabu, 22/05/2024 - 05:15 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EKONOMIENERGI

Gandeng Singapura, Luhut Percepat Pengembangan Industri EBT

Seorang pekerja membersihkan panel Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) (ilustrasi). Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menggandeng Singapura dalam pengembangan energi baru terbarukan (EBT) di Indonesia. Luhut mengajak Singapura bekerja sama investasi untuk bisa mengembangkan industri manufaktur EBT dari hulu ke hilir.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menggandeng Singapura dalam pengembangan energi baru terbarukan (EBT) di Indonesia. Luhut mengajak Singapura bekerja sama investasi untuk bisa mengembangkan industri manufaktur EBT dari hulu ke hilir.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Tak hanya kerja sama pengembangan manufaktur, kerja sama dengan Singapura ini juga termasuk perdagangan listrik lintas batas antar kedua negara. “Pengembangan industri panel surya harus dilakukan di dalam negeri. Kita harus melakukannya hulu ke hilir. Kita tidak mau ekspor listrik ke Singapura saja, tapi kita sudah memproduksi panel surya, baterai dan lainnya,” ujar Luhut dalam keterangan tertulisnya, Jumat (17/3/2023).

Berita Lainnya:
Teknologi AI Generatif Microsoft Perkuat OneSmile 4.0 untuk Kota Pintar BSD City

Luhut mengatakan industri manufaktur EBT di Indonesia saat ini masih belum banyak sehingga untuk meningkatkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) di sektor EBT masih sulit dilakukan. Untuk itu, dengan adanya pengembangan industri manufaktur EBT, diharapkan bisa meningkatkan nilai tambah.

Luhut mengatakan Singapura tertarik untuk impor listrik EBT dari Indonesia. Untuk itu, Singapura bersepakat untuk turut berinvestasi dalam pabrikasi maupun industri manufaktur EBT di Indonesia. “Ketertarikan Singapura terhadap ekspor EBT Indonesia ini juga menjadi pendorong untuk mempercepat industrialisasi panel surya nasional,” ujar Luhut.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh
Berita Lainnya:
Samator Genjot Pengembangan EBT untuk Transisi Energi

Indonesia ke depan, kata Luhut, bisa menjadi pemain utama manufaktur EBT. “Dengan adanya kerja sama investasi dengan Singapura ini, maka Indonesia diharapkan mampu memproduksi solar panel dan baterai di dalam negeri. Ekspor Indonesia yang berupa bahan jadi akan mendongkrak nilai ekspor dan meningkatkan devisa negara.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

“Saya yakin, upaya ini akan memperkuat landasan Indonesia untuk menuju lingkungan yang lebih hijau,” tambah Luhut.

 

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi