Minggu, 14/04/2024 - 21:11 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Lanjutkan Semangat Reformasi 98, Pergerakan Advokat Susun Kerangka Aksi Bidang Hukum

ADVERTISEMENTS

 JAKARTA — Pergerakan Advokat Indonesia menyayangkan cita-cita reformasi pada 1998 belum tercapai hingga saat ini. Organisasi terdiri dari aktivis ‘98 yang berprofesi sebagai advokat itu mendorong reformasi jilid II lewat penguatan penegakkan hukum. 

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah

Ketua Umum Pergerakan Advokat Indonesia, Heroe Waskito menyampaikan reformasi 1998 mampu menghadirkan demokrasi di Indonesia. Namun, kemajuan di bidang hukum menurutnya masih patut dipertanyakan. 

ADVERTISEMENTS
Iklan Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Bustami Hamzah sebagai Pj Gubernur Aceh
ADVERTISEMENTS

“Cita-cita reformasi yang sesungguhnya yakni keadilan sosial masih jauh dari apa yang diharapkan. Termasuk, penegakan hukum sebagai jalan menuju keadilan, sampai hari ini belum terlaksana dengan baik,” kata Heroe dalam keterangannya pada Ahad (21/5/2023). 

ADVERTISEMENTS
Promo Takjil Bank Aceh Syariah

Heroe mencontohkan tindak korupsi di Indonesia yang semakin parah. Ia mengeluhkan korupsi sekana telah menjadi hal yang biasa, bahkan menjalar sampai ke sendi-sendi terkecil penegakan hukum. 

ADVERTISEMENTS
Promo Pembiayaan Ramadhan Ekstra Bank Aceh Syariah

“Korupsi masih menjalar, makanya kita terus bergerak. Perjuangan kami selama reformasi belum selesai,” ujar Heroe. 

ADVERTISEMENTS
Iklan Ucapan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan
Berita Lainnya:
Refly Harun ke Tim Hukum Prabowo: Jam Terbangnya Tinggi, Tapi Jarang Mendarat di MK

Heroe juga menyoroti tumpulnya hukum bagi masyarakat kelas bawah. Padahal ia meyakini reformasi ditujukan demi perbaikan keadilan bagi seluruh masyarakat. 

ADVERTISEMENTS
Ramadhan Berbagi Bersama Bank Aceh Syariah

“Sekarang lihat sendiri, pemberitaan begitu semua, mau kasus apa saja, kan terlihat betul. Enggak usah dijelaskan, enggak usah ditutupin, sudah begitu kenyataannya,” ujar Heroe. 

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses Pelantikan dan Setijab Mayjen TNI Niko Fahrizal

Oleh karena itu, Heroe menyebut salah satu solusi dari Pergerakan Advokat bakal meningkatkan kapasitas masyarakat di bidang hukum. Sehingga nantinya masyarakat dapat berperan dalam penegakkan hukum agar sejalan dengan cita-cita reformasi. 

ADVERTISEMENTS
Semarak Ramadhan 1445 H bersama Bank Aceh Syariah, Diskon Belanja 50%

“Membangun pergerakan sesuai dengan profesi kita masing-masing, memperkuat masyarakat sipil, melanjutkan kembali gerakan reformasi melalui pembaruan dan penegakan hukum. Itulah reformasi jilid II,” ucap Heroe.

ADVERTISEMENTS
Bank Aceh - Telkomsel, Beli Paket Data mulai dari 110K OMG melalui Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Periode 11 Maret - 11 April 2024

Sekretaris Jenderal Pergerakan Advokat, Eko Prastowo menambahkan organisasinya sudah menyusun kerangka aksi untuk melanjutkan reformasi, terutama di bidang hukum. Pergerakan Advokat siap menebar gagasan bagi pembaruan dan penegakan hukum melalui kajian terlebih dahulu. 

AADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil
Berita Lainnya:
Petugas Temukan 13 Telur Komodo Menetas di Pulau Rinca
ADVERTISEMENTS
Iklan Belasungkawa Adinda Almarhum Yafi Dhia Ulhaq Yuli

“Kami akan diskusikan ini dengan ahli dan para pihak untuk dibahas dalam Simposium Pembaruan Hukum Nasional, yang akan kita selenggarakan dalam waktu dekat,” ujar Eko. 

Diketahui, para aktivis gerakan mahasiswa ‘98 yang berprofesi sebagai advokat mendeklarasikan pembentukan Pergerakan Advokat Indonesia dalam acara Musyawarah Nasional di Jakarta pada Ahad (21/05/2023) sekaligus bertepatan peringatan 25 tahun reformasi.

Acara Munas dan Deklarasi Pergerakan Advokat Indonesia tersebut dihadiri ratusan advokat anggota, termasuk perwakilan dari 35 daerah se-Indonesia. Acara juga dihadiri tokoh-tokoh gerakan mahasiswa dari lintas angkatan dari berbagai organisasi gerakan mahasiswa.

Di acara deklarasi, dikukuhkan juga Dewan Pembina dan Dewan Pakar Pergerakan Advokat, yang terdiri para tokoh gerakan mahasiswa dari era ‘80 sampai ‘98, diantaranya Bambang Isti Nugroho, Brotoseno, Firman Jaya Daeli, Harun Zulham, Beka Ulung Hapsara, Cesma Pasaribu, Gunawan, Syafiq Aleha, dan Wisnu Agung.

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi