Rabu, 22/05/2024 - 00:12 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

ASIAINTERNASIONAL

Muslim di Haryana India Dibangkrutkan

NUH — Aparat di Haryana, India menangkap ratusan muslim dan menghancurkan rumah serta toko yang ada di kawasan mayoritas muslim tersebut.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

Salah satu korban adalah Abdul Rasheed. Ia mengatakan keluarganya bergantung pada sewa yang diterima dari toko. Dengan dihancurkannya toko tersebut, ia merasa telah dibangkrutkan.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

“Mereka menghancurkan hotel, toko dan rumah. Tidak ada banding dan sidang. Kami seolah dibangkrutkan,” kata pria berusia 51 tahun itu.

Ia tak bisa melawan karena polisi menguncinya di dalam bus ketika sebuah buldoser menghancurkan toko-tokonya.

“Saya patah hati. Keluarga dan anak-anak saya bergantung pada sewa yang kami terima dari toko. Kami telah menyewakan toko untuk umat Hindu dan Muslim,” kata dia dikutip di Aljazirah, Selasa (8/8/2023).

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh
Berita Lainnya:
1.000 Lebih Anggota Hamas Jalani Pengobatan di Turki

Ia juga menambahkan bahwa pihak berwenang tidak memberikan pemberitahuan atau menunjukkan perintah apa pun. Secara tiba-tiba mereka membuldoser semuanya.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

“Ini seperti pembalasan,” katanya.

Toko milik Rasheed termasuk di antara lebih dari 300 rumah dan bisnis Muslim, yang dibuldoser pemerintah Partai Bharatiya Janata (BJP) sayap kanan Haryana. Hal ini berlangsung sejak Kamis lalu, sekaligus menjadi contoh lain dari hukuman kolektif dan selektif, terhadap komunitas atas kekerasan agama.

ADVERTISEMENTS

Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa negara bagian yang diperintah oleh BJP telah melihat buldoser menghancurkan properti Muslim. Setiap korban dituduh berpartisipasi dalam bentrokan agama, atau tuduhan serupa lainnya.

ADVERTISEMENTS

Beberapa kelompok HAM mengutuk pihak berwenang India karena melakukan penghancuran. Bahkan, beberapa di antaranya dilakukan bermil-mil jauhnya dari lokasi kekerasan minggu lalu.

Berita Lainnya:
Angkatan Laut AS - Korsel Kejar Kerja Sama Pembuatan Kapal

Bukan hanya itu, penangkapan sewenang-wenang juga terjadi terhadap lebih dari 150 Muslim atas kekerasan komunal tersebut. Tindakan keras pemerintah BJP di Nuh mengakibatkan ratusan pria meninggalkan rumah mereka karena ketakutan.

Seorang pengacara yang membela sebagian besar yang ditangkap, Tahir Husain, menuduh polisi menangkap orang tanpa pandang bulu dan tanpa penyelidikan yang ketat

“Mungkin ada satu atau dua orang dari komunitas lain, tetapi hampir semua yang ditangkap dari Nuh adalah Muslim. Penangkapan itu melanggar hukum dan sembrono,” ucap Husain.

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi