Senin, 26/02/2024 - 02:48 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

BISNISEKONOMI

United Tractors Rampungkan Akuisisi Perusahaan Nikel Australia

ADVERTISEMENT

JAKARTA — PT United Tractors Tbk. (UNTR) menyelesaikan proses akuisisi perusahaan nikel asal Australia Nickel Industries Limited. Akuisisi dilakukan melalui anak usaha perseroan yaitu PT Danusa Tambang Nusantara (DTN).

ADVERTISEMENTS
Isra' Mi'raj

“DTN telah melakukan penandatanganan Perjanjian Pengambilan Bagian (Subscription Agreement) dengan Nickel Industries Limited,” kata Sekretaris Perusahaan UNTR Sara K Loebis dalam keterbukaan informasi, Jumat (22/9/2023).

ADVERTISEMENT
Hari Pers Nasional

Berdasarkan perjanjian tersebut, Nickel Industries Limited akan mengeluarkan sebanyak 857 juta saham biasa baru. Jumlah tersebut setara dengan 19,99 persen dari total saham yang dikeluarkan oleh Nickel Industries Limited kepada DTN.

ADVERTISEMENT
Berita Lainnya:
Bela Jokowi Bagi-bagi Bansos, Istana: Itu Kebijakan Afirmatif

Untuk setiap saham yang dilepas kepada DTN dihargai sebesar 1,10 dolar Australia per lembar. Adapun total nilai keseluruhan akuisisi sebesar 942,7 juta dolar Australia atau setara Rp 9,39 triliun.

ADVERTISEMENT
KUR Syariah Bank Aceh

Menurut Sara, seluruh persyaratan pendahuluan (conditions precedent) dalam Perjanjian Pengambilan Bagian telah terpenuhi oleh masing-masing pihak. DTN juga telah menyelesaikan pembayaran kepada Nickel Industries Limited.

ADVERTISEMENT
Bayar Tol dengan Pengcard

“Dengan demikian, terhitung sejak 21 September 2023, DTN telah menjadi pemegang saham di Nickel Industries Limited dengan kepemilikan sebanyak 857 juta saham biasa baru atau setara dengan 19,99 persen dari total saham yang dikeluarkan oleh Nickel Industries Limited,” ujar Sara.

ADVERTISEMENTS
Mari Berbagi dengan Action
Berita Lainnya:
Mentan Beri Bantuan Benih dan Asuransi untuk 10 Ribu Hektare Lahan Terdampak Banjir Demak

Akuisisi saham perusahaan nikel ini merupakan bagian dari komitmen perseroan mengurangi ketergantungan terhadap komoditas batu bara. UNTR diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap bisnis baru dalam waktu tujuh sampai delapan tahun ke depan.

Anak usaha PT Astra International Tbk (ASII) ini akan mengembangkan aset di sektor tambang mineral seperti emas, nikel, bauksit, dan aluminimum baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. UNTR saat ini aktif melakukan uji tuntas untuk memperbesar portfolio tambang mineral.

 

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENT

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi