Selasa, 27/02/2024 - 21:11 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Hamas Dianggap Teroris, Pengamat UMJ: Aneh, Ada Komunitas Muslim Dukung Penjajah Israel

ADVERTISEMENT

BANDA ACEH – Munculnya pemikiran di Indonesia yang menentang Hamas di Palestina turut membuat gaduh di publik. Pemikiran yang kontra terhadap gerakan Hamas ialah menuding kelompok ini sebagai teroris.

ADVERTISEMENTS
Isra' Mi'raj

Sehingga, aksi bela Palestina di Indonesia seakan dicap sebagai dukungan terhadap gerakan teroris.

ADVERTISEMENT
Hari Pers Nasional

Salah satu tokoh Islam yang menentang gerakan Hamas di Palestina adalah Abdulhakim Idris. Dia merupakan penggagas gerakan Center for Uyghur Studies (CUS). Lewat beberapa artikelnya, Abdulhakim memojokkan Hamas di Palestina.

ADVERTISEMENT
Berita Lainnya:
Usulan Tiga Fase Gencatan Senjata dari Hamas yang Ditolak Netanyahu dan Optimisme Blinken

Soal pandangan itu, Akademisi Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Usni Hasanuddin pun mengecam. Dia menyesalkan, ada orang yang menyematkan kata teroris pada gerakan Hamas.

ADVERTISEMENT
KUR Syariah Bank Aceh

“Kita sangat menyayangkan perilaku dan sikap organisasi yang menyebutkan Hamas sebagai teroris,” ujar Usni kepada wartawan di Jakarta, Jumat (8/12).

ADVERTISEMENT
Bayar Tol dengan Pengcard

Menurut Usni, Hamas yang berbasis di Gaza, Palestina bukan merupakan organisasi teroris. Hamas adalah gerakan rakyat Palestina yang menginginkan kemerdekaan negaranya.

ADVERTISEMENTS
Mari Berbagi dengan Action

“Rakyat yang ingin kemerdekaan kok dituduh teroris. Justru, yang termasuk teroris adalah Israel, karena telah merampas tanah rakyat Palestina,” ketusnya.

Berita Lainnya:
Ramalan Nasib Shio Anies, Prabowo, Ganjar di Tahun Naga Kayu

Dia pun mengkritik pendiri CUS, Abdulhakim Idris yang begitu massif membela Israel di tengah dukungan masyarakat Indonesia dan dunia yang begitu kuat kepada Palestina.

Kata Usni, gerakan CUS ini juga seolah-olah tidak menghargai Pemerintah Indonesia yang sedang berjuang membela kemerdekaan Palestina.

“Sangat aneh jika ada komunitas muslim, tetapi mendukung Israel dan menuduh Hamas teroris,” tandasnya.

x
ADVERTISEMENT

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi