BANDA ACEH – Pendakwah kondang, Ustaz Adi Hidayat mengomentari hasil debat pertama Capres-Cawapres 2024 yang digelar di Kantor KPU, Pada Selasa Malam (12/12/2023).
KPU RI pada hari Senin, 13 November 2023, menetapkan tiga bakal pasangan calon presiden dan wakil presiden menjadi peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024.
Hasil pengundian dan penetapan nomor urut peserta Pilpres 2024 pada hari Selasa, 14 November 2023, pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo–Mahfud MD nomor urut 3.
Adapun tema dalam debat perdana Capres meliputi pemerintahan, hukum, HAM, pemberantasan korupsi, penguatan demokrasi, peningkatan layanan publik, dan kerukunan warga.
Sementara itu, Ustaz Adi Hidayat menanggapi soal hasil debat pertama Capres dari ketiga Paslon beserta gagasannya.
“Hal yang harus kita garis bawahi, Alhamdulillah semua berjalan baik, dan satu dengan yang lainnya telah menyampaikan baik itu pertanyaan ataupun juga memberikan gambaran, atau argumentasi,” ungkap UAH yang dilansir Youtube pribadinya, Adi Hidayat Official.
“Saya secara pribadi melihat bahwa sebetulnya sah-sah saja dalam suasana debat itu menampilkan kemampuan retorika, atau juga berharap dapat unggul, atau juga berharap dapat melemahkan lawan debat, itu hal yang biasa saja,” tuturnya.
Tetapi menurut Ustaz Adi Hidayat yang kita hadapi saat ini adalah kita sedang mencari sosok pemimpin.
“Kita sedang ingin mendapati sosok Kepala Negara dan Kepala pemerintahan yang tangguh, yang memiliki gagasan-gagasan positif, yang memahami tentang seluruh konteks persoalan negeri ini,” terangnya.
Sehingga citra yang bisa dilihat kekinian, Adi Hidayat berharap sang calon pemimpin ini bisa membuat sebuah landscape Indonesia ke depan seperti apa.
Dalam kesempatan itu juga, Ulama kelahiran Pandeglang Banten ini mengusulkan kepada seluruh Calon Presiden (Capres) untuk kedepannya.
“Lebih baik akan terpandang Mulia jika lebih banyak menampilkan gagasan-gagasan yang bisa didengar, karena yang paling penting itu bukan siapa yang unggul, siapa yang lemah, siapa yang naik, siapa yang turun, siapa yang terangkat, siapa yang jatuh, bukan itu yang kita inginkan,” ujarnya.
“Yang kita harapkan adalah dalam setiap calon ini ada gagasan yang bisa kita dengar, ada argumentasi yang di-dialogkan, ada pemetaan persoalan kebangsaan yang besar,” sambungnya.
Atau mungkin dia bisa mengurutkan dari skala mikro sampai makro, yang bisa didiskusikan, dan kita bisa mendapatkan solusi dari itu semua.
































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Nabi Isa 'alaihissalam, yang disebut sama org kafir sebagai Yesus…
Keren Bank Aceh Syariah. Dari waktu ke waktu penuh inovasi.…
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Beredar Narasi di Tentara AS,…
Bank Aceh Siapkan Reward Khusus…
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Indonesia, khususnya Aceh, perintah Allah dan Rasulullah itu, level urgensi…
😥 Inna lillahi wa Inna ilahi raaji'un
😂 Mana pernah ngaku penjahat.
😂 Mereka orang-orang penyembah berhala yang terlalu delusional…
Iran is the best 👌 Amerika Serikat dan Teroris…
Berita Terpopuler