Rabu, 22/05/2024 - 00:56 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EROPAINTERNASIONAL

Hungaria Bujuk Uni Eropa Lanjutkan Dialog Diplomatik dengan Rusia

Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban berbicara di parlemen Hungaria di Budapest, Hungaria, Rabu (13/12/2023).

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

WINA — Direktur politik Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban mengatakan pada Sabtu (10/2/2024) bahwa Hungaria sedang berusaha membujuk negara-negara anggota Uni Eropa untuk kembali melanjutkan dialog diplomatik dengan Rusia.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

“Pendapat kami tetap sama selama bertahun-tahun, yaitu tidak ada solusi militer di medan perang,” kata Orban dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Austria, Exxpress.

“Kita harus kembali ke jalur diplomasi. Kami berusaha meyakinkan sekutu-sekutu kami tentang hal ini di Brussels dan di tempat lain,” ujarnya.

Berita Lainnya:
Menhan Rusia Sebut Kiev Kehilangan 111 Ribu Tentara Selama 2024

Pada saat yang sama, dia mencatat, meskipun Rusia memulai operasi militer khusus di Ukraina, Barat terus memicu konflik.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

“Kami tidak menganggap ini sebagai ide yang baik, karena jalan ini akan menyebabkan runtuhnya militer Ukraina atau peningkatan ketegangan yang akan mengarah pada perang dunia ketiga,” kata Orban.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action
Berita Lainnya:
Rusia Masukkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dalam Daftar Buronan

Ada perbedaan posisi antara Hongaria dan Rusia karena alasan yang jelas. “Tetapi menurut kami juga, Barat memikul tanggung jawab.”

Menurut dia, Amerika Serikat, Uni Eropa, dan Rusia pada akhirnya akan mencapai kesepakatan jangka panjang untuk menyelesaikan ketegangan tersebut.

ADVERTISEMENTS

sumber : Antara

ADVERTISEMENTS

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi