Rabu, 17/04/2024 - 10:11 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EROPAINTERNASIONAL

Perdana Menteri Inggris Bantah Tendensi Islamofobia Partai Konservatif

ADVERTISEMENTS

Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak membantah partai berkuasa memiliki tendensi Islamofobia. (ilustrasi)

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah

LONDON — Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak membantah partai berkuasa memiliki tendensi Islamofobia. Ia mengatakan pernyataan anggota parlemen dari Partai Konservatif Lee Anderson tidak bisa diterima dan karena itu ia diskors.

ADVERTISEMENTS

Pada Jumat (23/2/2024) lalu Anderson mengatakan Wali Kota London Sidiq Khan dikuasai kelompok Islam. Pernyataan ini memicu kecaman yang mendorong Partai Konservatif menskorsnya pada Sabtu (24/2/2024).

ADVERTISEMENTS
Promo Takjil Bank Aceh Syariah

Saat ditanya apakah Partai Konservatif memiliki tendensi Islamofobia. “Tidak, tentu tidak,” jawab Sunak di radio BBC, Senin (26/2/2024).

ADVERTISEMENTS
Promo Pembiayaan Ramadhan Ekstra Bank Aceh Syariah

Khan yang keras menyuarakan pentingnya memerangi anti-semitisme, misogini dan homophobia, menganggap pernyataan Anderson rasialis dan Islamofobia. Pernyataan itu kata Khan akan “memberi bahan bakar pada api kebencian anti-muslim”.

Berita Lainnya:
Nyaris Tujuh Puluh Persen Warga Israel tak Puas Kinerja Netanyahu

Jajak pendapat yang dilakukan Savanta dari 16 sampai 18 Februari menunjukkan 29 persen warga Inggris percaya Partai Konservatif memiliki masalah dengan Islamofobia, yang paling banyak dibandingkan dengan partai politik besar lainnya di Inggris.

ADVERTISEMENTS
Ramadhan Berbagi Bersama Bank Aceh Syariah

Pada Kamis (22/2/2024) kelompok pemantau Tell MAMA melaporkan insiden kebencian anti-Muslim di Inggris meningkat tiga kali lipat setelah pecahnya perang di Gaza pecah. Tell MAMA mengatakan mereka mencatat 2.010 kasus dalam empat bulan terakhir.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses Pelantikan dan Setijab Mayjen TNI Niko Fahrizal

Dikutip dari TRT World, kelompok itu mengatakan angka ini merupakan rekor lonjakan kebencian anti-muslim dalam periode empat bulan. Angka terbaru ini meningkat dari 600 insiden pada periode yang sama pada tahun 2022-2023, atau naik 335 persen.

ADVERTISEMENTS
Semarak Ramadhan 1445 H bersama Bank Aceh Syariah, Diskon Belanja 50%
Berita Lainnya:
Dampak Aksi Protes Dokter Berkepanjangan, RS di Korsel Tutup Bangsal

“Kami sangat prihatin dengan dampak yang ditimbulkan  perang Israel dan Gaza terhadap kejahatan kebencian dan kohesi sosial di Inggris,” kata direktur Tell MAMA, Iman Atta dilansir dari laman Reuters.

ADVERTISEMENTS
Bank Aceh - Telkomsel, Beli Paket Data mulai dari 110K OMG melalui Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Periode 11 Maret - 11 April 2024

“Meningkatnya kebencian anti-Muslim ini tidak dapat diterima dan kami berharap para pemimpin politik angkat bicara untuk mengirimkan pesan yang jelas bahwa kebencian anti-Muslim, seperti halnya anti-semitisme, tidak dapat diterima di negara kita,” tambahnya. 

AADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi