HARIANACEH.co.id|Banda Aceh – Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo RI) melaksanakan roadshow di Universitas Syiah Kuala (USK), dengan bahasan “Membentuk Karir Masa Depan di Era Berbasis AI”. Kegiatan ini berlangsung di Aula FMIPA kampus setempat, Senin, 26 Februari 2024.
Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan dalam sambutannya mengatakan, kehadiran teknologi Artificial Intelligence (AI) atau Kecerdasan Buatan, dapat memberikan semangat baru bagi mahasiswa dalam menekuni ilmu pengetahuan, dan melakukan inovasi sehingga dapat menunjang karir ke depan.
“USK patut berbangga, mampu melahirkan sarjana yang telah mendirikan berbagai platform berbasis AI yang telah digunakan secara masif, beberapa diantaranya adalah twibbonize.com (media kampanye digital) dan suratplus.com (generator surat otomatis). Dua contoh tersebut merupakan gambaran bahwa lulusan USK mampu menyumbangkan talenta digitalnya bagi bangsa,” ungkap Marwan.
Keberhasilan USK dalam mencetak manusia unggul di bidang IT tidak diperoleh serta merta. Namun ada proses panjang didalamnya. Rektor menyampaikan, sejak tahun 2021, USK sudah memiliki Prodi Magister Kecerdasan Buatan di bawah Jurusan Informatika, Fakultas MIPA. Program studi tersebut lahir melalui DSAI Project, Erasmus+ yang bertujuan untuk membentuk program studi data science and artificial intelligence di Asia, yang salah satunya berada di USK.
Untuk itu, Marwan berharap, kolaborasi antara USK dengan Kemenkominfo yang telah terjalin harmonis sejak tahun 2019 dapat terus berlanjut. Salah satu program yang dilaksanakan secara konsisten setiap tahunnya adalah Digital Talent Scholarship = Fresh Graduate Academy (DTS FGH), yang bertujuan untuk melatih kemampuan talenta-talenta muda sesuai dengan kebutuhan industri.
Lanjut Rektor, Beberapa pembelajaran yang ada dalam program DTS FGH akan diintegrasikan ke dalam kurikulum baru USK, khususnya pada sejumlah pembelajaran yang memang memerlukan muatan-muatan digital. Kerjasama program DTS FGH telah memberikan banyak manfaat bagi USK.
“USK meyakini kolaborasi USK Kominfo RI pada hari ini juga akan memberikan manfaat besar bagi semua hadirin terutama mahasiswa, alumni USK. Selain itu, dengan dukungan BPSDM Kominfo dan Microsoft Indonesia diharapkan para lulusan dapat meningkatkan kapasitas digital. Tidak hanya menguasai penggunaan AI namun juga memperhatikan keamanan cyber sebagai salah satu resiko perkembangan digital,” ujarnya.
Wamenkominfo RI, Nezar Patria saat menyampaikan kuliah umum dengan materi; Menavigasi Revolusi AI: Karier di Masa Depan dan Potensi Manusia, di Aula FMIPA Universitas Syiah Kuala, Senin, 26 Februari 2024. |FOTO: Dok. Ist.
Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo) RI, Nezar Patria menyampaikan kuliah umum dengan materi; Menavigasi Revolusi AI: Karier di Masa Depan dan Potensi Manusia. Dirinya terlebih dulu mengapresiasi USK yang telah membuka S2 Prodi Kecerdasan Buatan.
































































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Jeffrey Epstein yahudi nggak jelas dan pelaku pelecehan sensual.
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Berita Terpopuler