Selasa, 21/05/2024 - 22:37 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Israel Kembali Serang Pengungsi Palestina di Nour Shams, Sebabkan 1 Korban Meninggal Dunia

BANDA ACEH  – Israel kembali melakukan serangan ke arah pengungsi Palestina di kamp pengungsian Nour Shams. Serangan yang dilakukan Israel ke kamp pengungsian Palestina di Nour Shams ini menyebabkan seorang pengungsi meninggal dunia.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

 Berdasarkan laporan yang diterima media, pengungsi Palestina yang meninggal akibat serangan Israel tersebut bernama Salim Ghannam, 30 tahun. Dikutip dari Xinhua, operasi militer tersebut berlangsung selama 17 jam. 

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Sebanyak enam warga Palestina ditangkap serta menargetkan serangan terhadap wartawan. 

Berita Lainnya:
Heboh! Aksi Pendukung Timnas Indonesia U-23 Pukul Wasit Shen Yinhao Pakai Piring

Usai serangan yang dilakukan Israel, tampak asap membumbung tinggi di kamp pengungsi Palestina Nour Shams, yang terletak di sebelah timur Kota Tulkarm di Tepi Barat (19/4/2024). 

Serangan tersebut dilakukan pada Kamis malam, waktu setempat, dengan membawa bulldozer militer melakukan penyerangan di kamp pengungsian tersebut. 

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

Berdasarkan keterangan saksi, konflik antara tentara Israel dan penembak Palestina terjadi, bersamaan dengan suara ledakan buatan tangan. Konflik antara Israel dan Palestina kembali memanas setelah serangan yang dilakukan pda 7 Oktober 2023 lalu.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action
Berita Lainnya:
Perwira Angkatan Darat AS Mengundurkan Diri, Protes Dukungan Washington ke Israel

 Setelah beberapa bulan, konflik tak kunjung mereda dan telah menelan lebih dari 34.000 orang menjadi korban meninggal. Sementara itu, berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan di Gaza, sebanyak 76.833 orang terluka sejak konflik yang memenas pada 7 Oktober 2023 lalu itu

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi