BANDA ACEH – Kabar baik datang untuk dunia pers di Aceh. Terhitung sejak Kamis, 12 Desember 2024, Dewan Pers melalui laman resminya https://dewanpers.or.id/ resmi memasukkan Koran Teras Aceh (Kontras Aceh) sebagai media cetak yang telah terverifikasi administrasi dan faktual di Indonesia.
Verifikasi faktual ini dilakukan oleh tim Dewan Pers yang terdiri dari tiga orang saat mengunjungi redaksi Kontras Aceh di Banda Aceh pada Rabu, 30 Oktober 2024.
Advertisements
“Ini adalah pencapaian yang sangat berarti bagi kami dan telah lama dinantikan,” ungkap Helmi Hass, Penanggung Jawab Kontras Aceh.
Media yang berdiri sejak 20 Maret 2020 ini telah melalui perjalanan panjang hampir lima tahun untuk menjadi badan hukum pers yang diakui oleh Dewan Pers sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Advertisements
Namun, Helmi menegaskan bahwa pengakuan ini adalah awal dari tanggung jawab yang lebih besar.
“Kami berkomitmen untuk terus menyajikan berita yang bermutu, akurat, dan mematuhi kode etik jurnalistik. Kami juga akan terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan pembaca,” ujarnya.
Sebagai media yang terus berinovasi, Kontras Aceh menghadirkan berbagai rubrik dan liputan khusus (lapsus) yang mendalam di halaman depan. Media ini juga memiliki platform daring kontrasaceh.net yang menyajikan berita terkini dari Aceh, nasional, hingga internasional.
Demi menjangkau pembaca di seluruh pelosok Aceh, termasuk wilayah terluar seperti Kabupaten Simeulue, Kontras Aceh terus meningkatkan oplah cetakan mingguan.
Azhari Usman, Direktur PT Atra Agaisha Media Kontras, mengapresiasi kerja keras tim redaksi, sirkulasi, dan iklan yang telah bersama-sama membawa media ini hingga lolos verifikasi faktual.
“Media ini dikelola oleh jurnalis profesional bersertifikat utama, madya, dan muda, yang didukung oleh tim sirkulasi dan iklan dengan etos kerja tinggi,” ujarnya.
“Alhamdulillah, apa yang menjadi cita-cita bersama akhirnya terwujud. Terima kasih kepada seluruh tim atas kerja kerasnya, serta kepada pembaca yang setia mendukung Kontras Aceh,” tambah Azhari.
Helmi Hass juga menekankan bahwa Kontras Aceh hadir dengan produk jurnalistik yang mengedepankan akurasi, kedalaman, dan keberimbangan.
“Kami terus menjaga kepercayaan masyarakat dan berperan aktif sebagai kontrol sosial,” tegasnya.
Capaian ini tidak terlepas dari dukungan para pembaca dan relasi, terutama pemasang iklan.
“Kami membuka diri untuk kritik dan saran agar Kontras Aceh terus berkembang ke arah yang lebih baik,” tutupnya.
































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Nabi Isa 'alaihissalam, yang disebut sama org kafir sebagai Yesus…
Keren Bank Aceh Syariah. Dari waktu ke waktu penuh inovasi.…
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Beredar Narasi di Tentara AS,…
Bank Aceh Siapkan Reward Khusus…
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Indonesia, khususnya Aceh, perintah Allah dan Rasulullah itu, level urgensi…
😥 Inna lillahi wa Inna ilahi raaji'un
😂 Mana pernah ngaku penjahat.
😂 Mereka orang-orang penyembah berhala yang terlalu delusional…
Iran is the best 👌 Amerika Serikat dan Teroris…
Berita Terpopuler