OPINI
OPINI

Validitas Ijazah Mahasiswa: Krisis Pendidikan Sekular

Negara Islam memiliki sumber dana yang beragam dan banyak untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan. Dana ini berasal dari baitul mal yang dikelola dengan prinsip keadilan dan kesejahteraan rakyat. Dengan demikian, pendidikan dapat diselenggarakan secara gratis dan berkualitas untuk semua lapisan masyarakat. Tidak ada diskriminasi dalam akses pendidikan, sehingga setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang.

Islam menjadikan kehidupan berasas akidah Islam, termasuk dalam penyelenggaraan sistem pendidikan. Semua urusan akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah. Oleh karena itu, semua sesuai dengan aturan Allah, sesuai standar halal dan haram. Dalam sistem pendidikan Islam, tujuan utama pendidikan adalah membentuk individu yang berkarakter mulia dan mampu berkontribusi positif bagi masyarakat. Semua pihak yang terkait dalam penyelenggaraan pendidikan, mulai dari pengajar, pengelola institusi pendidikan, hingga pemerintah, akan taat pada aturan Allah dan berusaha menjalankan tugas mereka dengan penuh tanggung jawab.

Negara dalam Islam akan menjamin dan mengawasi agar semua proses pendidikan berjalan sesuai dengan syariat Allah. Setiap institusi pendidikan harus menjaga kualitas dan kredibilitasnya, sehingga dapat mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga memiliki akhlak yang mulia. Dengan sistem pendidikan yang berlandaskan akidah Islam, tidak akan ada lagi kasus seperti penarikan ijazah yang merugikan mahasiswa, karena setiap kebijakan diambil dengan penuh tanggung jawab dan berdasarkan prinsip keadilan.

Selain itu, negara Islam akan melibatkan para pakar dalam bidang pendidikan untuk merumuskan kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kebijakan pendidikan dalam Islam tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga pada aspek spiritual dan moral. Dengan demikian, pendidikan menjadi sarana untuk membentuk individu yang utuh dan siap menghadapi tantangan zaman.

Dalam konteks ini, pembatalan ijazah mahasiswa seperti yang terjadi di Stikom, adalah cerminan dari kegagalan sistem pendidikan sekuler dalam memenuhi hak-hak dasar mahasiswa. Jika sistem pendidikan dijalankan dengan benar sesuai dengan syariat Islam, kasus-kasus seperti ini tidak akan terjadi. Negara Islam akan memastikan bahwa setiap individu mendapatkan hak pendidikan yang layak dan berkualitas, sehingga dapat berkontribusi secara maksimal bagi kemajuan bangsa.

Dengan demikian, solusi untuk permasalahan dalam sistem pendidikan saat ini adalah dengan kembali kepada sistem pendidikan Islam yang berlandaskan akidah dan syariat. Hanya dengan cara ini, pendidikan dapat menjadi sarana untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan menciptakan generasi yang unggul dalam berbagai aspek kehidupan.[]

image_print
1 2 3

Reaksi

Berita Lainnya

Uh-oh! It looks like you're using an ad blocker.

Our website relies on ads to provide free content and sustain our operations. By turning off your ad blocker, you help support us and ensure we can continue offering valuable content without any cost to you.

We truly appreciate your understanding and support. Thank you for considering disabling your ad blocker for this website