BANDA ACEH – Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar forum konsultasi publik dalam rangka penyusunan rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Banda Aceh 2026.
Kegiatan yang digelar di Aula Gedung Mawardy Nurdin, Kompleks Balai Kota, Selasa (18/2/2025) tersebut, juga dirangkai dengan kick off meeting penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Banda Aceh 2025-2029.
Ada 200 peserta yang ikut serta, terdiri dari unsur pemerintahan, dewan, lembaga keistimewaan, forum keuchik, mukim, akademisi, pengusaha, perbankan, forum anak, kelompok disabilitas, LSM, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, mahasiswa, tokoh perempuan, dan tokoh media.
Dalam sambutannya saat membuka acara, Pj Sekdako Banda Aceh Bachtiar mengatakan forum ini merupakan proses penyusunan rancangan awal RKPK Banda Aceh 2026 untuk mendapat masukan dari berbagai pihak.
“Serta tanda dimulainya proses penyusunan RPJM 2025-2029,” kata Bachtiar.
RPJM nantinya akan dijabarkan lebih lanjut kedalam dokumen Rencana Strategis (Renstra) OPD yang akan memuat program-program dan kegiatan.
“Ini harus menjadi perhatian serius para Kepala OPD dalam penjabaran dari program-program strategis untuk mewujudkan capaian pembangunan lima tahun ke depan,” ujarnya.
Dia juga mengingatkan, penyusunan RPJM kota harus selaras dengan RPJM nasional dan RPJM Aceh 2025-2029 serta juga mempedomani kebijakan dan strategi pembangunan dalam dokumen RPJP Kota Banda Aceh 2025-2045.
Mengingat pentingnya penyusunan RPJM untuk lima tahun ke depan, ia mengharapkan Kepala OPD berpartisipasi aktif dan serius dalam menyiapkan data-data untuk kebutuhan penyusunan RPJM Banda Aceh 2025-2029.
OPD sebagai produsen data diharapkan dapat menyajikan data-data yang diperlukan dan dibutuhkan oleh Tim Penyusun RPJM. “Ketersedian data-data merupakan hal yang penting dan utama dalam menganalisis permasalahan dan proyeksi target pembangunan ke depan,” ucap dia.
Terakhir Sekda mengharapkan, kick off meeting penyusunan RPJM ini harus menjadi media penguatan komitmen dan kerja sama seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan untuk memulai proses penyusunan dokumen RPJM Banda Aceh 2025-2029 yang berkualitas dan tepat waktu.
Sebelumnya di tempat yang sama, Kabid Litbang dan Pengendalian Program Bappeda Banda Aceh Mahdani selaku ketua panitia menyampaikan bahwa forum ini dilaksanakan setiap tahunnya sesuai Permendagri Nomor 86 Tahun 2017.
“Forum konsultasi publik ini juga merupakan tahapan penyusunan RKPD 2026 sebelum nantinya dilaksanakannya musrenbang tingkat kecamatan dan tingkat kota,” kata Mahdani.
































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler