BANDA ACEH – Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan Wakil Gubernur Fadhlullah menghadiri prosesi pelantikan para kepala daerah terpilih dalam Pilkada Serentak 2024 di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/2).
Advertisements
Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan diikuti oleh para kepala daerah terpilih dari seluruh Indonesia. Mereka yang dilantik terdiri dari pasangan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, serta wali kota dan wakil wali kota.
Advertisements
Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh, Akkar Arafat, mengungkapkan bahwa Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan Wakil Gubernur Fadhlullah merupakan satu-satunya kepala daerah hasil Pilkada 2024 yang dilantik lebih awal dibandingkan dengan kepala daerah lainnya di Indonesia. Pelantikan keduanya dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian pada Rabu (12/2) di DPR Aceh. Hal ini sejalan dengan Undang-Undang Pemerintahan Aceh yang bersifat lex spesialis, yang memberikan kekhususan dalam pengaturan pemerintahan di provinsi ini.
Kendati telah lebih dulu dilantik, Muzakir Manaf tetap menghadiri prosesi pelantikan kepala daerah lainnya di Jakarta sebagai bentuk solidaritas dan komitmennya terhadap sinergi pemerintahan nasional.
“Bapak Gubernur bersama Bapak Wakil Gubernur hadir di Jakarta untuk menyaksikan pelantikan kepala daerah lainnya dari seluruh Indonesia,” ujar Akkar.
Muzakir Manaf bersama Fadhlullah sebelumnya tiba di titik kumpul Lapangan Monas dan bergabung bersama para kepala daerah lainnya. Selanjutnya para kepala daerah bergerak menuju ke Istana Negara untuk sesi pelantikan.
Setelah pelantikan, Gubernur Muzakir Manaf dan Wakil Gubernur Fadhlullah dijadwalkan kembali bergabung dengan para kepala daerah lainnya dalam kegiatan retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah. Presiden Prabowo Subianto mengundang para kepala daerah terpilih untuk mengikuti retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang dengan tujuan utama memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Retret yang berlangsung dari 21 hingga 28 Februari 2025 ini dirancang untuk menyelaraskan visi dan misi nasional dengan program kerja di tingkat daerah.
Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan, Adita Irawati, sebelumnya menjelaskan bahwa materi yang akan disampaikan dalam retret mencakup arahan Presiden terkait visi pemerintahan saat ini. Hal ini bertujuan agar kepala daerah memahami dan dapat mengimplementasikan kebijakan nasional secara efektif di wilayah masing-masing.
Selain itu, retret ini juga berfungsi sebagai forum bagi para kepala daerah untuk berdiskusi dan membangun hubungan yang lebih erat, sehingga tercipta koordinasi yang lebih baik dalam pelaksanaan program pembangunan. Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menekankan pentingnya dialog terbuka antar kepala daerah untuk saling berbagi pengalaman dan strategi dalam menjalankan pemerintahan yang berpihak pada rakyat. []
































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler