ADVERTISMENT
NASIONAL
NASIONAL

Unggahan Terakhir Septia Adinda Korban Mutilasi di Padang Pariaman, Diduga Diancam Pelaku

BANDA ACEH – Berikut ini adalah unggahan terakhir Septia Adinda korban pembunuhan berantai dan mutilasi di Padang Pariaman, Sumatera Barat.Pelaku pembunuhan berinisial SJ (25) yang kini sudah ditangkap oleh Polres Padang Pariaman.

Tidak hanya Septia Adinda saja, pelaku SJ ternyata juga membunuh dua wanita lain yang dilakukan satu tahun lalu.

Kasus pembunuhan terungkap setelah, potongan jenazah Septia Adinda ditemukan oleh warga di aliran sungai pada Selasa (17/6/2025).

Sosial media Septia Adinda lantas menjadi sorotan warganet yang mengetahui kabar pembunuhan berantai tersebut.

Terutama unggahan terakhir Septia Adinda yang menyinggung soal kematian membuat netizen membanjiri kolom komentarnya.

Akun TikTok bernama septiaadinda yang diduga milik korban sudah ramai diserbu netizen.

Pasalnya, cincin yang dikenakan wanita di video sama dengan cincin milik korban mutilasi.

Berita Lainnya:
KPK Beri Kode Budi Karya Sumadi Bakal Tersangka Kasus DJKA

Warganet menyoroti unggahan terakhir Septia Adinda yang membagikan video dirinya sedang berdiri menghadap pantai.

Guna melengkapi postingan tersebut, Septia menuliskan kalimat singkat tentang perjalanan hidup.

“Entah seindah apa di ujung sana, yang jelas aku masih di perjalanan,” tulis Septia di video yang kini ditonton lebih dari 200 ribu pengguna TikTok.Tak cuma postingan terakhir, publik juga menyoroti unggahan Septia di tanggal 1 Mei 2025 lalu.

Dalam postingan satu bulan lalu itu, Septia sempat menyinggung soal kematian.

“Mana mungkin bekas pemain tewas dipermainkan,” tulis Septia.

Gara-gara caption yang ditulis Septia itu, netizen ramai berspekulasi.

Termasuk menduga Septia Adinda sudah lama diancam oleh pelaku.

Motif pembunuhan dan mutilasi

Sementara itu, pihak kepolisian belakangan mengurai dugaan motif sementara pembunuhan sadis yang dilakukan Wanda.

Berita Lainnya:
Erizal: Roy Suryo Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Kepada penyidik, Wanda mengaku telah membawa lari dan menyekap Septia sejak 15 Juni 2025.

Alasan penyekapan itu karena pelaku kesal utangnya tak kunjung dibayar oleh korban.

Sebelumnya korban memang meminjam uang kepada pelaku sebesar Rp3,5 juta.

“Dari masalah utang itu, pelaku melakukan pembunuhan dengan menyekap korban,” ujar AKBP Ahmad Faisol Amir.

Setelah korban tak bernyawa, Wanda pun membawanya ke area kebun lalu memutilasinya menjadi 10 bagian.

Pelaku lalu membuang potongan jasad korban ke aliran Sungai Batang Anai.

Dua hari setelahnya, warga menemukan potongan Septia dengan petunjuk dua cincin yang dipakai korban.

Usai kasus tersebut terkuak, polisi kembali menemukan fakta baru yang mengejutkan.

Diduga pelaku yakni Wanda sebelumnya juga pernah membunuh dua wanita.

image_print
1 2
Logo
Suara Netizen
Memuat konten netizen...
ADVERTISMENT
Update Terbaru
ADVERTISMENT
Orinews Logo
Update Terbaru
Memuat Artikel...
MEMUAT BERITA...

Reaksi

Berita Lainnya