BANDA ACEH – Kuasa hukum dari Direktur Utama PT Angels Products, Tony Wijaya, Hotman Paris Hutapea, mempertanyakan kenapa Joko Widodo alias Jokowi tidak menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi impor gula yang sebelumnya menjerat mantan Menteri Pedagangan (Mendag) Trikasih Thomas Lembong alias Tom Lembong.
Hal itu diungkapkan Hotman dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta pada Selasa (26/8/2025). Adapun konteks kasus ini berpusat pada impor gula pada tahun 2015-2016. Di sisi lain, Tom Lembong kini bebas berkat abolisi, memicu perdebatan.
Dalam sidang Hotman menyoroti peran Jokowi sebagai pengambil kebijakan. Akan tetapi, jaksa belum menanggapi langsung tuduhan ini. Oleh karena itu, tekanan pada penegakan hukum meningkat. Tom sebelumnya mengaku menjalankan perintah presiden. Akhirnya, pernyataan ini jadi dasar argumen Hotman.
Bahwa awalnya, dalam sidang Hotman menyatakan kepada salah satu saksi bahwa kegiatan INKPOL, harta INKOPOL, kepengurusan INKOPOL tidak ada kaitannya dengan praktik korupsi atau penyelenggaraan negara.
“Itu total tidak ada kaitan, di luar,” kata Hotman.
Lantas disahut saksi “Betul”.
Hotman pun kembali mematikan apakah benar demikian. “Kok sekarang bapak jadi pintar, dari tadi kok mua dikocok terus, nggak ada kaitan kan? Bolak-balik ditanya terus, kita mau protes kita takut diusir Majelis Hakim, 2 jam tadi itu mulu yang ditanyakan oleh JPU. Nggak ada kaitan sama sekali?” tanya Hotman.
“Betul,” tegas saksi.
“Anda memakai uang negara?” tanya Hotman. “Nggak ada,” jawab saksi.
“Dalam kaitan ini anda merugikan negara?” tanya Hotman lagi. “Tidak ada,” jawab saksi.
“Kok lo mau jadi saksi sih? Negara apa sih kaya gini, kok kita pakai jubah kaya gini kok kuliatas begini,” kata Hotman.
Hotman kemudian melanjutkan perntanyaannya soal BAP saksi yang menyatakan bahwa impor gula tersebut atas perintah Presiden. “Pertanyaan berikutnya. Anda di dalam BAP menyatakan bahwa ini perintah Presiden, benar?” tanya Hotman.
“Saya mendengar dari Ketua pada saat itu,” jawab saksi. “Perintahnya itu apa?” Hotman kembali bertanya.
“Jadi INKOPKAR dan INKOPPOL yang memiliki jaringan di bawah diperintahkan untuk melakukan operasi pasar agar gula harganya menurun,” jawab saksi.
“Jadi Presiden tahu bahwa keadaan genting di pasaran, kebutuhan gula?” tanya Hotman. Dijawab saksi “Saya mendengar dari Ketua.”
“Benar, yang anda dengar begitu?” tanya Hotman. Dijawab saksi “Betul.”
Hotman menjelaskan bahwa saksi itu dapat menyampaikan apa yang dia dengar hingga apa yang dia ketahui. Maka dia meminta saksi menyampaikan apa yang dia dengar.
































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Nabi Isa 'alaihissalam, yang disebut sama org kafir sebagai Yesus…
Keren Bank Aceh Syariah. Dari waktu ke waktu penuh inovasi.…
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Beredar Narasi di Tentara AS,…
Bank Aceh Siapkan Reward Khusus…
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Indonesia, khususnya Aceh, perintah Allah dan Rasulullah itu, level urgensi…
😥 Inna lillahi wa Inna ilahi raaji'un
😂 Mana pernah ngaku penjahat.
😂 Mereka orang-orang penyembah berhala yang terlalu delusional…
Iran is the best 👌 Amerika Serikat dan Teroris…
Berita Terpopuler