“Karena yang namanya saksi itu gak apa apa, yang anda dengar, yang anda ketahui jawa saja yang anda dengar,” pinta Hotman dengan tegas. “Yang saya dengar pada saat rapat,” kata saksi.
Atas hal tersebut, Hotman heran mengapa Jokowi tidak menjadi tersangka dalam kasus ini. “Kok pak Jokowi nggak jadi tersangka di sini? terdakwa,” tanya Hotman.
Namun saksi tidak ingin berkomentar. “Saya nggak berkomentar pak,” kata saksi.
Lebih lanjut, Hotman mencecar saksi soal apa yang menjadi alasan sehingga dilakukannya impor gula dan saat itu atas perintah Jokowi. “Apakah dalam rangka operasi pasar tersebut maka diketahui kebutuhan gula sehingga perlu impor gula. Jadi impor gula itu masih terkait semua dengan perintah Jokowi karena memang operasi pasar sangat membutuhkan,” cecar Hotman.
Saksi lantas mengaku bahwa dirinya menerima penugasan Mendag kepada INKOPOL. “Secara legalitas formal saya menerima penugasan dari Mendag kepada INKOPOL,” kata saksi.
“Tadi kan anda mengatakan, mendengar dari Presiden karena Tom Lembong juga mengatakan ini. Berarti apakah termasuk mengimpor gula tersebut adalah bagian dari instruksi Presiden Jokowi dan memang itu sah-sah saja, saya juga mendukung karena melihat kebutuhan gula yang sangat darurat begitu. Apakah anda dengar bahwa mengimpor gula 200 ribut ton tersebut bagian dari instruksi Jokowi,” jelas Hotman.
Saksi pun membernarkannya. “Saya rasa benar,” kata saksi.
Hotman kembali memastikan “Saya rasa iya?.” Dijawab saksi “Iya.”
Dalam kesempat ini Majelis Hakim turut bertanya kepada saksi “Saksi tadi sampaikan dengan atasan saudara ya, dari pimpinan saudara?”.
“Betul,” jawab saksi.
Hotman pun melanjutkan, bahwa seharusnya saksi memprotes juga menggap Tom Lembing yang menjadi terdakwa dan kenapa bukan Jokowi yang menjadi terdakwa. Pasalnya, Jokowi lah yang memberikan instuksi. Hotman lantas meminta saksi agar tidak takut memberikan kesaksiannya ataupun memprotesnya.
“Bapak Irjen Pol kenapa nggak protes, kenapa hanya Tom Lembong yang jadi terdakwa, kenapa enggak Pak Jokowi? Kan dia kasih instruksi. Bapak enggak usah takut,” kat Hotman.
Hotman menyatakan bahwa dirinya membela Tom Lembong karena atas hati nuraninya.
“Saya membela Tom Lembong walaupun dia bermusuhan dengan saya karena saya pengacaranya Prabowo, 25 tahun loh dia bayar gua banyak bangat. Jadi apa adanya saya ngomong. Tapi saya membela Tom Lembong karena suara hati, nurani. Hati nurani saya masih ada walaupun pengacara itu sudah sedikit suara hatinya,” jelas Hotman.
“Jadi bapak menyatakan bahwa impor gula 200 ribu ton itu memang masih terkait dengan perintah Jokowi, begitu?,” tanya Hotman lagi.






























































































Beri Komentar