JANTHO – Malam yang tenang di lorong Kampung Tanjong Seulamat, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar, menjadi saksi kebersamaan yang jarang terlihat dalam keseharian.
Kursi-kursi plastik tersusun sederhana di pinggir jalan, menjadi tempat duduk sejumlah tokoh masyarakat, pemuda, dan tetua yang larut dalam suasana penuh keakraban.
Hadir pada kesempatan itu Pj Keuchik Gampong Tanjong Seulamat, Keuchik Gampong Meunasah Papeun Tgk. Hasan Basri, Ketua Pemuda Tanjong Seulamat Jufri, Ketua BKM Babul Maghfirah Wirzaini Usman, Sekretaris Umum Rabiuddin, para pemuda masjid Babul Maghfirah, serta tetua Abang Syahrul.
Mereka duduk berjejer, bercengkerama ringan, sambil sesekali tertawa lepas. Momen tersebut memperlihatkan bagaimana silaturahmi yang sederhana dapat memperkuat rasa persaudaraan di tengah masyarakat.
Ketua Pemuda Tanjong Seulamat, Jufri, menyebutkan bahwa kebersamaan seperti ini sudah menjadi tradisi turun-temurun.
“Kalau kita sering duduk bersama, semua persoalan gampong bisa kita bicarakan baik-baik. Tidak perlu menunggu rapat resmi, cukup silaturahmi begini saja,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua BKM Babul Maghfirah, Wirzaini Usman, menekankan pentingnya peran masjid sebagai pusat persatuan.
“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tapi juga tempat bermuamalah. Pemuda dan orang tua harus terus bersinergi supaya kegiatan keumatan dan sosial bisa berjalan lebih baik,” katanya.
Dalam suasana yang cair, obrolan malam itu mengalir mulai dari isu pembangunan gampong, kegiatan kepemudaan, hingga rencana penguatan peran masjid dalam kehidupan masyarakat.
Semua dibahas dengan santai namun penuh rasa tanggung jawab. Kehadiran para pemuda masjid memberi warna tersendiri, karena merekalah yang kelak akan melanjutkan estafet kepemimpinan di gampong.
Pj Keuchik Gampong Tanjong Seulamat juga memberi apresiasi terhadap inisiatif warganya. Menurutnya, pembangunan gampong tidak hanya soal fisik, tetapi juga tentang membangun rasa saling percaya antarwarga.
“Kalau hubungan kita baik, insyaAllah semua urusan jadi lebih mudah,” katanya.
Malam itu berakhir dengan senyum yang masih tersisa di wajah setiap orang. Tanpa perlu panggung besar atau seremoni mewah, kebersamaan di lorong kecil Tanjong Seulamat menghadirkan pesan sederhana yakni persaudaraan adalah kekuatan utama masyarakat Aceh.
































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Nabi Isa 'alaihissalam, yang disebut sama org kafir sebagai Yesus…
Keren Bank Aceh Syariah. Dari waktu ke waktu penuh inovasi.…
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Beredar Narasi di Tentara AS,…
Bank Aceh Siapkan Reward Khusus…
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Untuk Mengatasi lupa PIN (BRimo) Anda bisa menghubungi CS BRi…
Indonesia, khususnya Aceh, perintah Allah dan Rasulullah itu, level urgensi…
😥 Inna lillahi wa Inna ilahi raaji'un
😂 Mana pernah ngaku penjahat.
😂 Mereka orang-orang penyembah berhala yang terlalu delusional…
Berita Terpopuler