Memuat berita...

Imsak --:--
Iftar --:--
ADVERTISMENT
ACEH
ACEH

90 Persen Pejabat Tak Kuasai RPJMA, CIC Desak Pansel Profesional Jalankan Uji Kompetensi

BANDA ACEH – Proses evaluasi dan uji kompetensi pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Aceh menuai sorotan tajam.

Dewan Pimpinan Pusat Corruption Investigation Committee (DPP CIC) menilai mayoritas pejabat yang mengikuti seleksi belum memahami secara utuh Rencana Pembangunan Jangka Menengah Aceh (RPJMA), dokumen strategis yang menjadi pedoman arah pembangunan daerah.

Ketua Harian DPP CIC, Sulaiman Datu, menyebutkan, berdasarkan pantauan pihaknya selama dua hari pelaksanaan uji kompetensi—Senin hingga Selasa (8–9/9/2025) di Ruang Pansel Lantai II Gedung Serbaguna, Kantor Gubernur Aceh—terungkap fakta mengejutkan bahwa sekitar 90 persen dari 27 pejabat yang dipanggil tidak mampu menguraikan secara memadai isi RPJMA.

“Kalau RPJMA saja tidak dipahami, bagaimana mungkin mereka mampu mengeksekusi pembangunan secara efektif di seluruh Aceh?” kata Sulaiman kepada HARIANACEH.co.id, Rabu (10/9/2025).

Berita Lainnya:
Gara-Gara Sebut Sahur Ganggu Tidur, Cut Rizki Diserbu Netizen Satu Indonesia

Dalam seleksi kali ini, 27 pejabat eselon II hadir memenuhi panggilan. Satu orang dipanggil khusus untuk evaluasi kinerja, sementara sisanya menjalani uji kompetensi sebagai syarat menempati jabatan struktural.

Menurut CIC, kegagalan memahami RPJMA merupakan sinyal serius adanya masalah dalam kualitas kepemimpinan birokrasi Aceh.

“RPJMA adalah dokumen lima tahunan yang disusun berdasarkan visi-misi kepala daerah dan disahkan bersama DPRA. Jika pejabat tidak menguasainya, maka dikhawatirkan program pembangunan hanya dijalankan secara administratif tanpa arah strategis yang jelas,” jelas Sulaiman sambil meneguk segelas Kopi Arabica.

DPP CIC juga menegaskan agar Panitia Seleksi (Pansel) Uji Kompetensi Pejabat Tinggi Pratama yang diketuai T. Setia Budi bersikap profesional, transparan, dan tidak tunduk pada intervensi politik maupun tekanan kelompok tertentu.

Berita Lainnya:
Siap Syahid dalam Perang Lawan AS, Terungkap Wasiat Ayatollah Ali Khamenei

“Kami minta Pansel tidak menerima lobi-lobi dari pihak manapun. Rekomendasi harus diberikan kepada pejabat yang benar-benar memiliki kapasitas, integritas, dan menguasai substansi RPJMA,” tegas Sulaiman masih dengan tegukan Kopi Arabica-nya.

Ia menambahkan, CIC akan terus mengawal proses seleksi ini, termasuk memantau rekam jejak para pejabat yang diusulkan untuk menduduki jabatan strategis.

“Kami akan menyampaikan pandangan dan masukan kepada Gubernur Aceh agar lebih berhati-hati dalam memberikan kepercayaan. Jangan sampai penempatan pejabat hanya sekadar bagi-bagi kursi, tanpa melihat kualitas dan dampaknya terhadap pembangunan Aceh,” ujarnya.

Selain menyoroti lemahnya pemahaman pejabat terhadap RPJMA, CIC (Sulaiman Datu, -red) juga menyarankan adanya peremajaan birokrasi di Aceh.

image_print
1 2
Logo
Suara Netizen
Memuat konten netizen...
ADVERTISMENT
Update Terbaru
ADVERTISMENT
Orinews Logo

Imsakiyah Ramadhan 1447 H

Kota Banda Aceh & Sekitarnya

Harian Aceh Indonesia
Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh
Tanggal Imsak Subuh Dzuhur Ashar Maghrib Isya
Memuat data resmi...
Update Terbaru
Memuat Artikel...
MEMUAT BERITA...

Reaksi

Berita Lainnya