BANDA ACEH – Polda Aceh melalui Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) menggelar Kejuaraan Motocross dan Grasstrack MX GTX “Aceh Anti Narkoba” Trophy Kapolda Aceh Tahun 2025, yang berlangsung di Sirkuit Lamnyong, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, Minggu, 9 November 2025.
Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah, itu ikut dihadiri para Pejabat Utama Polda Aceh, unsur Forkopimda, serta komunitas otomotif dari berbagai daerah di Aceh.
Dalam sambutannya, Kapolda Aceh menyampaikan kejuaraan tersebut bukan sekadar ajang adu kecepatan, melainkan wadah untuk menyalurkan bakat dan energi positif generasi muda.
Marzuki Ali Basyah menegaskan, olahraga otomotif dapat menjadi sarana efektif untuk menjauhkan generasi muda dari pengaruh buruk narkoba.
“Kejuaraan yang kita laksanakan hari ini merupakan bagian dari kampanye Aceh Anti Narkoba. Ini bukan hanya slogan, tetapi seruan moral yang menggugah kesadaran bersama. Dalam pemberantasan narkoba, kami tidak hanya mengedepankan tindakan represif, tetapi juga pendekatan humanis dan preventif melalui kegiatan positif seperti olahraga, edukasi, dan pembinaan komunitas,” ujar Abituren Akabri 1991 itu.
Lebih lanjut, Irjen Marzuki menekankan upaya pencegahan jauh lebih efektif daripada penindakan. Ia berharap, kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh bagaimana kolaborasi antara aparat penegak hukum dan masyarakat mampu menciptakan ruang sehat bagi generasi muda.
“Dengan menyalurkan energi muda ke dalam kegiatan yang membangun, berarti kita sedang menyelamatkan masa depan bangsa. Olahraga bukan hanya tentang kompetisi, tetapi tentang membangun karakter, disiplin, dan solidaritas,” tegasnya.
Kejuaraan MX GTX “Aceh Anti Narkoba” digelar selama dua hari, sejak 8—9 November 2025, dan diikuti oleh 80 pembalap dengan total 130 starter. Para pembalap datang dari berbagai kabupaten/kota di Aceh, bahkan dari luar daerah, dengan semangat menunjukkan kemampuan terbaik mereka di lintasan tanah yang menantang.
Antusiasme peserta dan penonton menjadi bukti bahwa olahraga otomotif memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Aceh. Selain menjadi hiburan yang memacu adrenalin, ajang ini juga membawa pesan moral yang kuat bahwa melawan narkoba bisa dilakukan dengan cara yang inspiratif dan positif.
Melalui kejuaran ini, Polda Aceh juga ingin menegaskan komitmennya dalam membangun Aceh yang sehat, produktif, dan bermartabat. Semangat tersebut sejalan dengan visi “Polda Aceh Meutuah, Menuju Aceh Meusyeuhu”. Aceh yang aman, sejahtera, dan bebas dari narkoba. []





























































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Nabi Isa 'alaihissalam, yang disebut sama org kafir sebagai Yesus…
Keren Bank Aceh Syariah. Dari waktu ke waktu penuh inovasi.…
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Beredar Narasi di Tentara AS,…
Bank Aceh Siapkan Reward Khusus…
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Indonesia, khususnya Aceh, perintah Allah dan Rasulullah itu, level urgensi…
😥 Inna lillahi wa Inna ilahi raaji'un
😂 Mana pernah ngaku penjahat.
😂 Mereka orang-orang penyembah berhala yang terlalu delusional…
Iran is the best 👌 Amerika Serikat dan Teroris…
Berita Terpopuler