DUNIA
INTERNASIONAL

Presiden Dewan HAM PBB, Kuatkah Diplomasi Indonesia?

Demikian pula dengan anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menilai bahwa nominasi ini bisa menjadi alat ukur kemajuan, sekaligus pendorong percepatan pembenahan di rumah sendiri. Pemerintah perlu menunjukkan konsistensi melalui kebijakan yang selaras dengan standar HAM internasional, pelaporan yang transparan, serta kerja sama yang erat dengan lembaga pengawas nasional dan para pemangku kepentingan terkait.

Ini bukan sekadar kebanggaan diplomasi Indonesia tegas Amelia, Ini adalah peluang strategis untuk ikut memperkuat tata kelola HAM internasional yang lebih konstruktif yang mengakar pada dialog, kerja sama, dan penghormatan universal terhadap martabat manusia (antaranews.com, 29-12-2025).

Faktanya Indonesia sudah cukup lama menjadi anggota Dewan HAM PBB yaitu sejak periode, yaitu 2006–2007, 2007–2010, 2011–2014, 2015–2017, dan 2020–2022. Namun tetap saja isu HAM tak pernah usai, apakah setelah menjadi presiden akan ada perubahan? Bisa jadi nasib yang sama akan menimpa Indonesia sebagaimana negara lain yang menjadi presiden sebelumnya seperti Korea Selatan, German, Gabon dan Polandia.

Berita Lainnya:
Menlu Rusia Sebut Dokumen Jeffrey Epstein Bongkar Wajah Asli 'Satanisme' Elite Barat

Semua bertekuk lutut di bawah negara AS sebagai negara pemegang hak veto, Israel melenggang dan pelanggaran HAM terakbar abad ini terjadi begitu saja di mata negara-negara yang mengusung misi HAM. Sadarkah kita, bahwa isu HAM hanyalah lolipop negara adidaya pengemban Kapitalisme untuk negara-negara lain di dunia, terutama negara-negara Islam yang kaya sumber daya alam dan manusia yang memiliki ruh perjuangan hingga keniscayaan menguasai dunia?

HAM adalah alat negara kafir untuk melanggengkan hegemoni Barat dan pemikiran batilnya, kepada dunia Islam. Buktinya selalu bermakna ganda, jika pelaku pelanggaran adalah muslim maka dunia diminta bergerak bersama atas nama perang melawan terorisme. Sementara ketika ada pembakaran Al-Quran, pelarangan penggunaan hijab bagi muslimah, penghinaan Nabi Muhammad dan monsterisasi ajaran Islam lainnya, dunia diminta diam, tak ada pengadilan internasional, semua kasus hilang dalam senyap. Kalaulah ada kecaman, hanya akan berlangsung beberapa saat.

Berita Lainnya:
Siaga Serangan AS, Iran Gelar Latihan Perang di Selat Hormuz

HAM disahkan PBB melalui Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia pada tanggal 10 Desember 1948 di Paris, Prancis. Dokumen ini menjadi standar global pertama untuk hak-hak dasar manusia dan diperingati setiap tahun sebagai Hari HAM Sedunia. Sebagai respon terhadap kengerian dan kejahatan kemanusiaan selama Perang Dunia II, yang menunjukkan kegagalan perlindungan hak dasar manusia, sehingga PBB menginisiasi standar universal baru untuk menjamin kebebasan, keadilan, dan perdamaian dunia, berdasarkan nilai luhur martabat manusia sejak lahir.

image_print
author avatar
Rut sw
Penulis adalah Ibu Rumah Tangga, Editor dan Penulis serta Redaktur Kanal Islam di Kantor Berita Harian Aceh Indonesia
1 2 3 4
Geser »

Imsakiyah Ramadhan 1447 H

Kota Banda Aceh & Sekitarnya

Harian Aceh Indonesia
Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh
Tanggal Imsak Subuh Dzuhur Ashar Maghrib Isya
Memuat data resmi...
Update Terbaru
A

Novita Sari Yahya

20 Feb 2026

Ibu yang Menjaga Api Kehormatan
A

Asmaul Husna

20 Feb 2026

Nyanyian Rindu
A

Redaksi

20 Feb 2026

Bedah Buku – Of Grammatology
A

Rosadi Jamani

20 Feb 2026

Kadis Kesehatan Itu Gugur di Meja Kerja
A

Paulus Laratmase

20 Feb 2026

Fenomena, Kekuasaan, dan Realitas Sosial
A

Tabrani Yunis

20 Feb 2026

Perjalanan Suci Sang Mentari
A

Redaksi

20 Feb 2026

Personal Branding
A

Redaksi

20 Feb 2026

Filosofi Jarimu
A

Tabrani Yunis

19 Feb 2026

Produktif Menulis, Kala Puasa Ramadan
A

Tabrani Yunis

18 Feb 2026

Kelas Afirmasi Masih Perlu

Reaksi

Berita Lainnya