UPDATE

DUNIA
INTERNASIONAL

Presiden Dewan HAM PBB, Kuatkah Diplomasi Indonesia?

Saatnya kaum muslim menyadari, bahwa hidup mulia, saling menghargai dan hanya derajat ketakwaan yang membedakan hanyalah dengan Islam. Sebagaimana Khalifah Umar bin Khattab mengatakan,” Sesungguhnya kami adalah kaum yang hina, lalu Allah memuliakan kami dengan Islam. Jika kami mencari kemuliaan selain dari apa yang telah Allah muliakan bagi kami, niscaya Allah akan mempermalukan kami.”

Hal itu Umar bin Khaththāb saat pergi menuju Syām, sebagaimana dikisahkan dalam Kitab Al-Mustadrak karya Imam Al-Hakim, Abū ‘Ubaidah bin al-Jarrāḥ menemati perjalanan beliau. Mereka lalu sampai di arungan sungai, sedangkan saat itu ‘Umar berada di atas untanya. Khalifah Umar kemudian turun dari untanya lalu melepas kedua sepatunya, lantas menaruhnya di atas bahunya, kemudian memegang tali kekang untanya dan menyeberangi arungan sungai. Abū ‘Ubaidah lalu berkata: “Wahai Amīr-ul-Mu’minīn, engkau melakukan ini? Melepas sepatu dan menaruhnya di bahu, kemudian memegang tali unta sambil menyeberangi arungan sungai ini? Aku tidak optimis rakyat negeri ini akan menghormati engkau”. ‘Umar lalu berkata: “Celaka kamu, tidak ada yang berani mengatakan ini selain kamu. Wahai Abū ‘Ubaidah, aku melakukan ini agar menjadi contoh (pelajaran) bagi umat Muḥammad Saw.

Maka, pengakuan atas HAM dalam Islam tidak ada, sebab segala amal perbuatan disandarkan pada syariat Allah bukan perkataan manusia. Nyatanya memang HAM hanya memiliki satu kepentingan dan sandaran, yaitu pemisahan agama dari kehidupan. Khilafah justru menjadi negara adidaya yang mandiri, tanpa perlu bekerjasama dengan negara kafir apalagi minta diakui secara global memiliki nilai tawar. Luasnya wilayah Daulah Khifah yang berdiri sepanjang 1300 tahun sudah cukup menjadi bukti, keadilan Islam bagi dunia.

Wallahualam bissawab.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2 3 4

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.