UPDATE

NASIONAL

395 Orang Keracunan MBG, Kepala SPPG Cirebon Dicopot

BANDA ACEH – Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalijaga 5 di Kota Cirebon, Jawa Barat, dicopot setelah investigasi Badan Gizi Nasional (BGN) menemukan pelanggaran prosedur dalam pengelolaan dapur. Pencopotan ini menyusul insiden dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa 395 orang.

Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Kota Cirebon, Yulian Septa Pratama, mengungkapkan pengelola SPPG Kalijaga 5 kedapatan memesan bahan atau makanan jadi dari mitra maupun vendor luar untuk kemudian diolah kembali. Praktik tersebut melanggar petunjuk teknis (juknis) BGN.

“Mereka memesan dari mitra, dari vendor, memesan dari vendor, kemudian diolah. Nah, itu sebenarnya sudah dilarang di juknis kami,” kata Yulian.

Temuan itu diperoleh setelah tim KPPG bersama Kedeputian Pemantauan dan Pengawasan BGN turun langsung ke lokasi. Pemeriksaan mencakup kondisi fisik dapur, manajemen pengelolaan, hingga tata kelola operasional SPPG.

Atas pelanggaran tersebut, KPPG berkoordinasi dengan BGN pusat dan menjatuhkan sanksi pencopotan terhadap kepala SPPG. Namun, penanganan kasus belum berhenti di situ. BGN masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium kesehatan daerah Provinsi Jawa Barat untuk menentukan tindak lanjut.

“Untuk saat ini, yang bersangkutan itu sudah dicopot dari Kepala SPPG. Cuma tetap akan ada tindak lanjut berdasarkan hasil pemeriksaan dan laboratoriumnya nanti,” ujar Yulian.

Insiden dugaan keracunan ini tercatat menimpa 395 orang, mulai dari siswa TK dan SD, guru, hingga pegawai SPPG. Mereka mengalami gejala seperti pusing, mual, muntah, dan diare setelah menyantap menu sop telur puyuh.

Para korban mendapat penanganan medis di 10 rumah sakit. Pihak SPPG juga dipastikan menanggung biaya perawatan, baik rawat inap maupun rawat jalan.

Meski investigasi menemukan pelanggaran juknis dalam pengelolaan dapur, hasil pemeriksaan laboratorium masih ditunggu untuk menentukan penanganan lebih lanjut atas insiden tersebut.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
Story Terbaru
MEMUAT STORY...

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.