BANDA ACEH -Anggota Komisi II DPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tandjung angkat bicara perihal tudingan dari mantan Ketua KPU, Hasyim Asy’ari.
Pasalnya, Hasyim menuding Doli Kurnia bersikap munafik dan lupa ingatan.
Doli Kurnia pun menepis tudingan tersebut. Ia bahkan mengungkit rekam jejak Hasyim yang kelam selama menjadi Komisioner KPU.
“Dia menuduh saya munafik. Sebetulnya saya bilang, dia itu sedang menjelaskan dan mengisahkan tentang dirinya sendiri,” ungkapnya, saat menjadi narasumber dalam sebuah podcast di YouTube bertajuk “Ahmad Doli Blak-blakan Soal Pasal Selundupan Pencalonan Gibran | NGOCAK FEBBY” dikutip Jumat, 23 Oktober 2026.
Doli pun mengingatkan memori publik bahwa Hasyim telah dua kali tersandung masalah etik berat hingga berujung pada pemecatan tidak hormat.
“Dia lupa pernah bermasalah dan dipecat. Karena apa? Ya karena kemunafikannya sendiri,” tegas Doli.
Lebih jauh, Doli pun merasa sangat heran dengan sistem bernegara yang terjadi saat ini. Seseorang yang jelas-jeles diberhentikan secara tidak hormat, justru mendapat “hadiah” jabatan mentereng.
“Kita heran, kenapa ada orang yang bermasalah dan diberhentikan dengan tidak hormat, tapi malah dikasih tempat terhormat sebagai komisaris? Kan aneh,” pungkasnya.






































































































Beri Komentar