EDUKASI
EDUKASI

Relawan Malaysia Bersama Prodi IAN UIN Ar-Raniry Gelar Aksi Kemanusiaan di Aceh

Topik Berita: Bencana Sumatera

Bencana Sumatera

Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto

Relawan Malaysia Bersama Prodi IAN UIN Ar-Raniry Gelar Aksi Kemanusiaan di Aceh

Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto

Langganan Banjir, Warga Kuta Baro Minta Perhatian Bupati Aceh Besar

Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto

Warga Korban Banjir Gampong Meunasah Lhok Terima Bantuan Perlengkapan Sekolah dari PM3 München

BANDA ACEH – Program Studi Ilmu Administrasi Negara (IAN) FISIP UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Aceh, Himpunan Mahasiswa, serta alumni IAN bersama relawan dari Sabah, Malaysia, menggelar aksi pengabdian kemanusiaan di sejumlah wilayah terdampak di Aceh.

Kegiatan ini melibatkan tim relawan dari Pertubuhan Amal Sukarelawan Haji Sabah dan Pertubuhan Kebajikan Sukarelawan Lahad Datu (PKSLD) Sabah, Malaysia, sebanyak lima orang, serta tujuh orang dari Prodi IAN dan ISNU.

Mereka turun langsung ke lapangan untuk mengantarkan bantuan logistik ke beberapa titik terdampak.

Adapun lokasi penyaluran bantuan meliputi STIS Ummul Ayman, Pidie Jaya, Meunasah Pulo Peudada, Pante Lhong Peusangan serta Blang Panjoe, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen.

Ketua PKSLD, Kak Su, mengaku bahagia dapat bertemu langsung dengan Waled Nu dan masyarakat Aceh. Ia menyebut selama ini hanya bisa menyaksikan kondisi Aceh melalui televisi dan media sosial di Malaysia.

“Kami sangat sedih melihat dari jauh. Walaupun bantuan yang kami bawa tidak seberapa, kami merasa bahagia sekaligus terharu karena bisa melihat dan merasakan langsung kondisi di sini,” ujar Kak Su.

Sementara itu, Ketua Program Studi IAN yang juga Wakil Ketua ISNU Aceh, Muazzinah, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas negara dalam misi kemanusiaan.

“Kerja sama seperti ini harus terus digalakkan. Kemanusiaan tidak mengenal batas negara,” kata Muazzinah.

Ia berharap sinergi antara akademisi, organisasi keagamaan, dan relawan internasional dapat terus berlanjut sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap sesama. [ ]

Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Reaksi

Berita Lainnya

Uh-oh! It looks like you're using an ad blocker.

Our website relies on ads to provide free content and sustain our operations. By turning off your ad blocker, you help support us and ensure we can continue offering valuable content without any cost to you.

We truly appreciate your understanding and support. Thank you for considering disabling your ad blocker for this website