Bencana Sumatera
Kebijakan ini sekaligus menepis kekhawatiran akan terjadinya stagnasi pembangunan akibat keterbatasan fiskal daerah.
Dengan anggaran yang tetap utuh, rencana perbaikan jembatan, fasilitas umum, hingga bantuan modal bagi UMKM di Aceh diharapkan dapat berjalan sesuai jadwal.
Hal ini dipandang sebagai bentuk keadilan anggaran bagi daerah yang tengah menghadapi tantangan alam yang berat.
Wanda Assyura juga menekankan pentingnya pengawalan anggaran ini hingga ke tingkat implementasi di desa-desa terdampak agar tepat sasaran dan berdampak signifikan.
“Pemuda Aceh akan terus mengawal semangat kebaikan dari Presiden Prabowo dan pimpinan DPR ini agar setiap rupiah yang dialokasikan benar-benar berubah menjadi jembatan yang kokoh dan sawah yang kembali hijau,” tegas Wanda menutup keterangannya.
Langkah berani Presiden Prabowo ini menjadi catatan positif dalam sejarah hubungan pusat dan daerah.
Kepentingan rakyat kecil di pelosok Aceh mendapatkan pembelaan langsung dari pemegang kekuasaan tertinggi negara. Sinergi harmonis antara Presiden, jajaran menteri, dan pimpinan DPR RI menjadi modal kuat bagi Aceh untuk segera keluar dari masa sulit dan kembali menata masa depan yang lebih gemilang.[]































































































