BANDA ACEH – Universitas Syiah Kuala (USK) menerima bantuan pendidikan sebesar Rp475 juta dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) guna mendukung keberlanjutan studi mahasiswa yang terdampak bencana. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis dalam sebuah acara yang digelar di kantor APINDO, Jakarta Selatan, Jumat (30/1/2026).
Bantuan pendidikan untuk USK diterima oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan, Prof. Mustanir. Dalam kesempatan yang sama, dua perguruan tinggi lainnya turut menerima bantuan, yakni Universitas Sumatera Utara (USU) dan Universitas Andalas (UNAND), masing-masing sebesar Rp250 juta.
Prof. Mustanir menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian APINDO terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi mahasiswa yang tengah menghadapi situasi sulit akibat bencana. Menurutnya, bantuan ini akan sangat membantu memastikan mahasiswa tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa hambatan finansial.“Bantuan ini akan kami peruntukkan bagi mahasiswa yang terdampak bencana agar mereka tetap dapat melanjutkan perkuliahan. Jangan sampai ada mahasiswa yang harus menghentikan studinya karena keterbatasan ekonomi. Dukungan ini menjadi wujud nyata kepedulian dunia usaha terhadap keberlangsungan pendidikan generasi muda,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima media ini, Jumat (30/1/2026).Ia menambahkan, penyerahan tersebut baru dilakukan secara simbolis dan proses administrasi akan segera ditindaklanjuti agar bantuan dapat segera disalurkan kepada mahasiswa yang membutuhkan.
Ketua Umum APINDO, Shinta W. Kamdani, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program bantuan pendidikan ini merupakan bagian dari komitmen APINDO dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Ia mengapresiasi kehadiran perwakilan perguruan tinggi yang dinilai memiliki peran strategis dalam memastikan mahasiswa tetap dapat mengakses pendidikan.
Sementara itu, Lucia Karina, Public Affairs, Communications, and Sustainability Coca-Cola Europacific Partners yang turut hadir dalam acara tersebut, berharap kolaborasi antara dunia usaha dan perguruan tinggi ini dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat kontribusi bersama dalam membangun Indonesia yang lebih baik.“Kami berharap dukungan ini dapat membantu mahasiswa melewati masa sulit dan terus mengejar cita-cita mereka. Pendidikan adalah fondasi penting bagi kemajuan bangsa, dan kolaborasi seperti ini diharapkan dapat memberikan dampak berkelanjutan,” ungkapnya. []






























































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Nabi Isa 'alaihissalam, yang disebut sama org kafir sebagai Yesus…
Keren Bank Aceh Syariah. Dari waktu ke waktu penuh inovasi.…
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Beredar Narasi di Tentara AS,…
Bank Aceh Siapkan Reward Khusus…
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Indonesia, khususnya Aceh, perintah Allah dan Rasulullah itu, level urgensi…
😥 Inna lillahi wa Inna ilahi raaji'un
😂 Mana pernah ngaku penjahat.
😂 Mereka orang-orang penyembah berhala yang terlalu delusional…
Iran is the best 👌 Amerika Serikat dan Teroris…
Berita Terpopuler