5. Tak ada bidang ilmu dan huruf melenceng
Dikatakan Josua, ijazah dari Yamaguchi University selalu mencantumkan bidang ilmunya di bagian atas.
Sementara ijazah Rismon tidak ada, diganti dengan nomor.
Josua menyebut, ijazah dari Yamaguchi huruf-hurufnya rapi dengan penulisan rata kanan dan kiri.
Sementara punya RIsmon hurufnya melenceng dan tidak rata kanan dan kiri.
“Saya gak tahu bagaimana ada ijazah seperti itu,” kata Josua sambil tertawa.
6. Nama rektor salah
Josua menyebut kejanggalan yang paling parah dari ijazah ini adalah nama rektornya.
Dikatakan, ijazah Rismon tertulis tanggal 16 Maret 2006, namun diduga dia hanya mengganti tanggal dari ijazah asli.
“Dia gak tahu tahun henzi. Dibuat sama, tapi yang diganti tanggalnya. Yang pasti ini tahun 2006 dan ini tahun 2006. Dan tahun 2006 bulan Mei Hiroshikato sudah gak jadi rektor, sudah ganti nama rektornya.
“Ini kesalahakesalahan fatal. KIta gak perlu analisa fisiknya lagi sebenaranya. Ini sesuatu yang ganjil,” tegasnya.
“Saya gak bilang palsu, tapi berbeda banget. Setelah kita konfirmasi memang tidak dikeluarkan.
“Jadi anda bisa menilai snediri ijazah siapa sbeneranya yang palsu, ijazah sang penuduh atau yang dituduh,” pungkasnya































































































































