NASIONAL
NASIONAL

Bripda Dirja yang Diduga Tewas Dianiaya Senior Ternyata Anak Polisi, Ini Kata Sang Ayah

BANDA ACEH  – Bripda Dirja Pratama yang diduga tewas dianiaya senior ternyata anak polisi aktif di Polres Pinrang, Polda Sulawesi Selatan,. Kematian bintara muda berusia 19 tahun itu kini dalam penyelidikan dan memicu duka mendalam keluarga.

Bripda Dirja Pratama, anggota Direktorat Samapta Polda Sulsel, meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD Daya, Kota Makassar, Minggu (22/2/2026). Dugaan penganiayaan muncul setelah keluarga melihat adanya darah keluar dari mulut korban.

Ayah korban, Aipda Muhammad Jabir, mengaku sangat terkejut atas kabar meninggalnya anaknya. Dia menyebut komunikasi terakhir tidak menunjukkan tanda-tanda sakit serius.

“Itulah yang mau dicari tahu, apakah ada dugaan korban dianiaya seniornya. Ada darah keluar dari mulutnya,” ujar Aipda M Jabir di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar, Senin (23/2/2026).

Berita Lainnya:
Menlu Rusia Sebut Dokumen Jeffrey Epstein Bongkar Wajah Asli 'Satanisme' Elite Barat

Aipda M Jabir menegaskan akan menempuh jalur hukum jika terbukti ada unsur kekerasan.

“Saya akan menempuh proses hukum untuk meminta keadilan. Bila ada penganiayaan, kami serahkan ke penyidik Polda Sulsel untuk mengungkap tuntas siapa pelaku penganiayaan,” katanya.

Sebelumnya, Bripda Dirja sempat mengeluhkan kondisi kesehatannya usai salat subuh. Namun dalam percakapan terakhir dengan ibunya, dia menyatakan dalam keadaan baik hingga akhirnya meninggal dalam perawatan di rumah sakit.

Jenazah Bripda Dirja yang tewas kemudian dipindahkan ke RS Bhayangkara Makassar untuk pemeriksaan medis dan forensik lanjutan. Autopsi dilakukan oleh Biddokkes Polda Sulsel sebelum jenazah dipulangkan ke Kabupaten Pinrang.

“Pada tubuh anaknya ditemukan sejumlah luka lebam di bagian perut, dada, dan leher,” ucapnya.

Berita Lainnya:
KPK OTT Pejabat Pajak di Kalsel

Saat ini Bidang Propam Polda Sulsel telah memeriksa enam personel terkait kematian Bripda Dirja. Pemeriksaan dilakukan untuk mengungkap rangkaian peristiwa secara menyeluruh.

Kabid Propam Polda Sulsel Kombes Pol Zulham Effendy mengatakan proses pemeriksaan masih terus berjalan.

“Ada enam orang yang telah kami periksa terkait meninggalnya korban,” ujarnya.

Zulham menambahkan, kemungkinan jumlah personel yang diperiksa dapat bertambah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan penyelidikan berjalan profesional dan transparan.

Hingga kini, penyebab pasti meninggalnya Bripda Dirja yang tewas diduga dianiaya senior masih menunggu hasil resmi pemeriksaan medis dan forensik. Keluarga berharap kejelasan segera terungkap demi keadilan bagi almarhum

image_print
Geser »

Imsakiyah Ramadhan 1447 H

Kota Banda Aceh & Sekitarnya

Harian Aceh Indonesia
Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh
Tanggal Imsak Subuh Dzuhur Ashar Maghrib Isya
Memuat data resmi...
Update Terbaru
A

Novita Sari Yahya

22 Feb 2026

Dari Data ke Empati
A

Redaksi

22 Feb 2026

Atas Nama Bencana
A

Fileski Walidha Tanjung

21 Feb 2026

Sebuah Upaya Mengembalikan Hati ke Pusat Peradaban
A

Novita Sari Yahya

20 Feb 2026

Ibu yang Menjaga Api Kehormatan
A

Asmaul Husna

20 Feb 2026

Nyanyian Rindu
A

Redaksi

20 Feb 2026

Bedah Buku – Of Grammatology
A

Rosadi Jamani

20 Feb 2026

Kadis Kesehatan Itu Gugur di Meja Kerja
A

Paulus Laratmase

20 Feb 2026

Fenomena, Kekuasaan, dan Realitas Sosial
A

Tabrani Yunis

20 Feb 2026

Perjalanan Suci Sang Mentari
A

Redaksi

20 Feb 2026

Personal Branding
A

Redaksi

20 Feb 2026

Filosofi Jarimu
A

Tabrani Yunis

19 Feb 2026

Produktif Menulis, Kala Puasa Ramadan
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Reaksi

Berita Lainnya