NASIONAL
NASIONAL

Dua Oknum TNI Dilaporkan Aniaya Pemuda Aceh Barat

BANDA ACEH – Seorang ayah bernama Nasruddin (46), warga Desa Panggong, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat melaporkan dua oknum TNI ke Detasemen Polisi Militer/IM 2 Meulaboh.Menurut Nasruddin, dua oknum anggota TNI yang dilaporkan diduga telah menganiaya anaknya, M Ali Akbar (20).

Konon Ali Akbar dikeroyok pada Jumat (20/2) pagi oleh dua orang pelaku yang disebut-sebut oknum TNI.

Dugaan penganiayaan terjadi di halaman rumah pelaku di kawasan Alue Peunyareng, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat.

Nasruddin mengaku sudah lebih dulu datang ke Polres Aceh Barat untuk membuat laporan.

“Kemudian diarahkan (polisi) ke mari (denpom),” kata Nasruddin kepada wartawan di Meulaboh, Jumat sore.

Menurut Nasruddin, dia mengetahui anaknya mendapatkan pemukulan, setelah sang anak menghubungi dirinya dalam kondisi trauma dan memar.

Anaknya juga menangis karena mendapatkan pemukulan dari dua orang pelaku yang diduga merupakan ayah dan anak. Informasi yang dia terima, kedua pelaku disebut-sebut merupakan oknum TNI.

Berita Lainnya:
Kenakan Kaus Raja Jawa, Roy Suryo Jadi Saksi Sidang Gugatan CLS Ijazah Jokowi di PN Solo

Nasruddin menjelaskan bahwa anaknya, Ali Akbar dipukul oleh dua orang pelaku, setelah sebelumnya ditarik di pinggir jalan, lalu dibawa ke sebuah halaman rumah milik pelaku.

Di lokasi itu anaknya mendapatkan pemukulan yang diduga dilakukan oleh seorang pelaku di bagian wajah, dan ayah pelaku memukul Ali Akbar di bagian belakang tubuh korban menggunakan kayu.

Nasruddin menyebutkan, sejumlah warga di sekitar lokasi kejadian yang berusaha membantu anaknya saat mendapatkan pemukulan.

Namun, upaya warga dilarang oleh pelaku karena anaknya dituduh melakukan pencurian dan menggunakan narkotika jenis sabu-sabu.

“Padahal, anak saya tidak seperti yang mereka tuduhkan,” kata Nasruddin.

Menurut Nasruddin, sang anak dipukul setelah sejumlah teman-teman korban yang melakukan balapan liar, berhasil melarikan diri saat dikejar oleh salah satu pelaku di ruas Jalan Alue Peunyareng, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat.

Berita Lainnya:
DPRD Murka! Kasus Keracunan MBG Palembang Terungkap, Roti Kedaluwarsa Diduga Dilabel Ulang

“Anak saya cuma nonton balapan liar, tidak ikut terlibat balapan,” ungkapnya.

Selain dipukul, kata Nasruddin, anaknya juga diancam oleh salah satu pelaku agar membawa rekan-rekannya yang balapan liar ke rumah pelaku.

Korban juga diancam apabila tidak membawa teman-temannya ke rumah pelaku, korban akan dicari dan dipukul lagi. Salah satu pelaku juga mengatakan dia telah membunuh empat orang, sebagai upaya menakuti anaknya.

Dengan adanya pelaporan ke Detasemen Polisi Militer Meulaboh, Nasruddin berharap pelaku mendapatkan sanksi hukum yang setimpal.

“Walaupun dia ada pangkat, janganlah semena-mena dengan kami yang kecil ini,” kata Nasruddin.

image_print
1 2
Geser »

Imsakiyah Ramadhan 1447 H

Kota Banda Aceh & Sekitarnya

Harian Aceh Indonesia
Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh
Tanggal Imsak Subuh Dzuhur Ashar Maghrib Isya
Memuat data resmi...
Update Terbaru
A

Novita Sari Yahya

22 Feb 2026

Dari Data ke Empati
A

Redaksi

22 Feb 2026

Atas Nama Bencana
A

Fileski Walidha Tanjung

21 Feb 2026

Sebuah Upaya Mengembalikan Hati ke Pusat Peradaban
A

Novita Sari Yahya

20 Feb 2026

Ibu yang Menjaga Api Kehormatan
A

Asmaul Husna

20 Feb 2026

Nyanyian Rindu
A

Redaksi

20 Feb 2026

Bedah Buku – Of Grammatology
A

Rosadi Jamani

20 Feb 2026

Kadis Kesehatan Itu Gugur di Meja Kerja
A

Paulus Laratmase

20 Feb 2026

Fenomena, Kekuasaan, dan Realitas Sosial
A

Tabrani Yunis

20 Feb 2026

Perjalanan Suci Sang Mentari
A

Redaksi

20 Feb 2026

Personal Branding
A

Redaksi

20 Feb 2026

Filosofi Jarimu
A

Tabrani Yunis

19 Feb 2026

Produktif Menulis, Kala Puasa Ramadan
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Reaksi

Berita Lainnya