Ali Akbar selaku korban pemukulan diduga oknum TNI, menyatakan tidak ikut balapan liar, dan keberadaan dia di lokasi hanyalah untuk menonton balapan saja.
“Saya nonton balap, kawan lari saat dikejar, dan saya tertinggal,” katanya.
Akibat pemukulan yang diduga dilakukan oleh dua orang pelaku, korban mengalami luka di bagian wajah serta mengalami memar parah di bagian punggung karena diduga dipukul oleh pelaku menggunakan kayu.
Hingga berita ini ditulis pada Jumat malam, belum diperoleh keterangan resmi dari pejabat Detasemen Polisi Militer Meulaboh, Aceh Barat, terhadap pelaporan yang telah dilakukan oleh korban.
Kasat Reskrim Polres Aceh Barat AKP Roby Afrizal yang berupaya dikonfirmasi dalam kasus ini, hingga berita ini ditulis juga belum bersedia memberikan keterangan.

























































































































