EDUKASI
EDUKASI

Evaluasi Total Syarat Beasiswa LPDP! Jangan Ada Lagi ‘Dwi Sasetyaningtyas’ Baru

BANDA ACEH – Ketua Fraksi Golkar DPR RI, M. Sarmuji, menekankan perlunya evaluasi syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Menurut dia, selama ini syarat-syarat beasiswa kerap hanya bisa dipenuhi oleh kalangan mampu. Pernyataan itu disampaikan menanggapi polemik alumni penerima LPDP bernama Dwi Sasetyaningtyas yang tengah ramai diperbincangkan publik.

“Saya sendiri pernah mengingatkan soal ini dalam rapat kerja Komisi XI DPR RI dengan Kementerian Keuangan pada awal tahun 2022. Saya sampaikan bahwa LPDP ini kalau tidak ada penekanan dan afirmasi yang jelas, akan menjadi lingkaran yang dinikmati oleh orang kaya saja,” kata Sarmuji kepada wartawan, Senin (23/2/2026).

Sarmuji menyoroti syarat kemampuan bahasa Inggris, seperti TOEFL, yang menurutnya menguntungkan anak-anak dari keluarga mampu karena mereka memiliki akses pendidikan dan fasilitas kursus bahasa terbaik sejak dini.

Berita Lainnya:
Link Viral Tiara Kartika VCS Durasi Video 8 Menit 21 Detik, Benarkah Ada di Terabox?

“Yang utama itu potensi akademiknya, apakah dia mampu mengikuti pembelajaran yang berat. Soal bahasa itu bisa di-upgrade. Negara bisa hadir membantu. Tapi kalau dari awal yang bisa memenuhi hanya mereka yang memang sejak kecil sudah difasilitasi dengan sekolah dan kursus terbaik, ya akhirnya yang menikmati itu-itu saja,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sarmuji menegaskan standar akademik dan bahasa asing sangat dipengaruhi latar belakang sosial-ekonomi.

Anak-anak dari keluarga kurang mampu kerap kesulitan memenuhi syarat tersebut.

“Orang kaya yang bisa menyekolahkan anaknya di sekolah yang bagus. Orang kaya yang bisa mengursuskan anaknya bahasa Inggris di tempat yang bagus. Kalau orang miskin tidak bisa. Mau gimana, orang sekolahnya sambil jualan pentol. Tidak bisa. Sulit sekali kalau sekolahnya, kuliahnya, sambil jualan pentol, bahkan enggak sempat dia belajar secara intensif,” tutur Sarmuji.

Berita Lainnya:
Eks Pentolan FPI Munarman Jadi Pengacara Noel Ebenezer, Jaksa Protes!

“Ini berbeda dengan anak-anak dari keluarga tidak mampu. Bagi mereka, kesempatan seperti LPDP ini bisa menjadi satu-satunya tangga untuk mengubah nasib,” sambungnya.

Sarmuji menegaskan pemerintah harus mempertimbangkan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat dalam menetapkan syarat beasiswa.

Banyak kelompok saat ini kesulitan memenuhi kriteria LPDP karena keterbatasan struktural.

“Ini bukan soal menurunkan standar. Standar akademik harus tetap tinggi. Tapi negara harus memperhatikan kelompok-kelompok yang tidak beruntung, yang tidak bisa mencapai kriteria-kriteria yang sudah ditetapkan itu karena keterbatasan struktural,” tegasnya.

Politikus Partai Golkar berharap kontroversi ini tidak berhenti pada kecaman personal, melainkan menjadi momentum evaluasi LPDP secara menyeluruh agar tak lagi lahir ‘Dwi Sasetyaningtyas’ baru.

image_print
1 2
Geser »

Imsakiyah Ramadhan 1447 H

Kota Banda Aceh & Sekitarnya

Harian Aceh Indonesia
Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh
Tanggal Imsak Subuh Dzuhur Ashar Maghrib Isya
Memuat data resmi...
Update Terbaru
A

Fileski Walidha Tanjung

23 Feb 2026

Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
A

Don Zakiyamani

23 Feb 2026

Ngapain Menulis?
A

Asmaul Husna

23 Feb 2026

Kapankah?
A

Novita Sari Yahya

22 Feb 2026

Dari Data ke Empati
A

Redaksi

22 Feb 2026

Atas Nama Bencana
A

Fileski Walidha Tanjung

21 Feb 2026

Sebuah Upaya Mengembalikan Hati ke Pusat Peradaban
A

Novita Sari Yahya

20 Feb 2026

Ibu yang Menjaga Api Kehormatan
A

Asmaul Husna

20 Feb 2026

Nyanyian Rindu
A

Redaksi

20 Feb 2026

Bedah Buku – Of Grammatology
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Reaksi

Berita Lainnya