OTO
OTOMOTIF

1.200 Mobil Pikap Impor dari India Sudah Tiba Meski Diminta Ditunda, Gerindra: Sudah Disepakati Jauh Hari

Menurut Astrio Feligent, 1.200 pikap yang sudah tiba itu karena memang menjadi bagian dari batch pengiriman berdasarkan kontrak pembelian yang sudah disepakati.

Meski begitu, ia juga menegaskan, keputusan akhir dari kelanjutan impor ini masih menunggu arahan atau keputusan Prabowo.

“Memang seperti yang sudah disampaikan oleh Pak Sufmi Dasco selaku Wakil Ketua DPR RI bahwa keputusan untuk mengimpor ini nanti akan ditunda terlebih dahulu sampai menunggu ketibaan daripada Bapak Presiden,” kata Astrio dalam program Kompas Petang, Selasa (25/2/2026).

“Kalau memang sudah ada unit yang tiba di Tanjung Priok itu memang karena kontrak pembelian itu sudah disepakati dari jauh-jauh hari dan ini memang bagian daripada batch delivery tersebut.”

Berita Lainnya:
Hendri Satrio Sentil Impor 105 Ribu Mobil Pikap India: 'Esemka' Bisa Tiba-tiba Muncul Lagi

“Tapi, keputusan finalnya tetap nanti akan menunggu keputusan dari Bapak Presiden.”

Filosofi di Balik Impor 105.000 Pikap dari India: sebagai Last Resort

Selanjutnya, Astrio menegaskan, ada filosofi tersendiri di balik keputusan impor 105.000 unit pikap dari India, yakni sebagai last resort atau pilihan terakhir.

Sebab, sebelumnya sudah ada pertimbangan mengenai kemampuan kapasitas produksi, spesifikasi, dan harga untuk memenuhi kebutuhan kendaraan niaga untuk Koperasi Merah Putih dari produsen dalam negeri.

Namun, karena produsen dalam negeri tidak sanggup, maka diambil lah keputusan impor.

“Kita harus mengerti dulu filosofi daripada impor itu sendiri. Bahwa memang semata-mata impor itu dilakukan dan diperlakukan hanya sebagai last resort apabila, baik itu dari segi harga maupun dari spek, tidak terdapat atau tidak dapat dipenuhi di dalam negeri,” terang Astrio.

Berita Lainnya:
Indonesia Bisa Produksi Lebih dari 400.000 Pikap per Tahun, Kenapa Malah Impor?

“Maupun kalau kita berbicara dari segi kapasitas produksi, bagaimana kesanggupan industri di dalam negeri kita.”

“Dan ini tidak terjadi hanya untuk produk-produk otomotif. Kalau kita berbicara berbagai produk pertanian, seperti kedelai dan gandum, itu adalah komoditas yang tidak dapat diproduksi di Indonesia atau tidak cukup diproduksi di Indonesia.”

“Sehingga sebagai last resort-nya kita harus melakukan impor.”

image_print
1 2
Netizen LogoGeser »
Memuat konten netizen...
Geser »
Memuat berita Info Aceh...
Orinews Logo

Imsakiyah Ramadhan 1447 H

Kota Banda Aceh & Sekitarnya

Harian Aceh Indonesia
Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh
Tanggal Imsak Subuh Dzuhur Ashar Maghrib Isya
Memuat data resmi...
Update Terbaru
Memuat Artikel...
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Reaksi

Berita Lainnya