Indonesia sebagai anggota BoP, sekaligus wakil komandan ISF semula merencanakan pengiriman pasukan TNI ke Gaza sebanyak 8.000 personel. Meski demikian, Yvonne mengatakan, pemerintah memutuskan untuk menunda semua rencana tersebut. “Pengiriman pasukan perdamaian Indonesia ke Gaza, saat ini ditunda. Dan segala pembahasan terkait Board of Peace masih ditangguhkan, on hold,” kata Yvonne saat dihubungi Republika, Selasa (17/3/2026) malam.
Yvonne tak menerangkan apa alasan penundaan pengiriman pasukan TNI dalam misi ISF ke Gaza itu. Tetapi, pekan lalu, melalui konfrensi pers di Kemenlu Yvonne mengatakan, Indonesia menangguhkan semua agenda terkait BoP karena melihat situasi di kawasan Timur Tengah (Timteng) saat ini yang mengalami peperangan. “Kami sampaikan kita terus melakukan penilaian menyeluruh terhadap berbagai perkembangan di kawasan, khususnya yang terjadi di Timur Tengah,” kata dia, Jumat (6/3/2026) lalu.
Kecamuk perang di Timteng terjadi sejak Sabtu (28/2/2026) setelah dua agresor Zionis Israel dan Amerika Serikat (AS) menyerang Republik Islam Iran. AS merupakan negara pemimpinBoP, sekaligus komandan ISF, meskipun Presiden AS Donald Trump tak bersedia mengirimkan pasukan militer AS ke Gaza.
Zionis Israel selaku entitas penjajah di Palestina, yang melakukan kejahatna perang di wilayah Gaza juga sebagai anggota BoP. Serangan AS-Zionis ke Iran berujung syahidnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei bersama isteri, anak, menantu, dan cucunya, termasuk beberapa jenderal militer.
Serangan militer AS-Zionis itu memicu peperangan terbuka sampai ke negara-negara Teluk Arab. Perlawanan balasan Iran menyerang wilayah pendudukan Israel di Palestina. Perlawanan balasan Iran juga mengujani pangkalan-pangkalan militer, dan aset-aset ekonomi AS yang tersebar di Bahrain, Qatar, Arab Saudi, Uni Emirate Arab, Kuwait, juga di Yordania, dan Irak.
Perang semakin melebar ke wilayah Lebanon. Hingga memasuki pekan ke-3 peperangan, belum ada tanda-tanda gencatan senjata. AS-Zionis masih menargetkan fasilitas-fasilitas penting di wilayah Iran, dan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) masih terus menembakkan drone, dan rudal-rudalnya ke Israel, dan juga negara-negara di Teluk Arab.
Menengok situasi perang yang dimotori oleh AS sebagai ketua BoP dan komandan ISF bersama Zionis Israel yang juga anggota BoP, tentunya pembasahan maupun agenda-agenda BoP serta ISF untuk misi ke Gaza, Palestina semakin tak relevan.
“Karena itu segala pembahasan tentang Board of Peace ditangguhkan, atau istilahnya di on hold (ditangguhkan),” kata Yvonne. Dan pengiriman TNI untuk misi ISF ke Gaza otomatis juga ditunda. “Pemerintah Indonesia terus memantau secara seksama perkembangan situasi, khususnya situasi keamanan di Timur Tengah,” kata Yvonne.

































































































