ADVERTISMENT
NASIONAL
NASIONAL

Trump Ancam Hancurkan Pembangkit Listrik Iran dalam 48 Jam jika Selat Hormuz Tak Dibuka

BANDA ACEH – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Sabtu (21/3/2026), mengancam akan menghancurkan pembangkit listrik Iran jika negara itu tidak membuka Selat Hormuz dalam waktu 48 jam. Trump sesumbar, militer AS akan menghancurkan seluruh pembangkit listrik, dimulai dari yang terbesar.

“Jika Iran tidak membuka sepenuhnya, tanpa ancaman, Selat Hormuz, dalam waktu 48 jam dari saat ini, Amerika Serikat akan menyerang dan menghancurkan berbagai pembangkit listrik mereka, dimulai dari yang terbesar lebih dahulu,” tulis Trump, di akun media sosial Truth Social.

Berita Lainnya:
Trump Berbuat Sesuka Hati, RI Jangan Salah Pilih Teman

Ancaman itu diunggah Trump pada Sabtu pukul 19.44 Waktu AS Bagian Timur yang berarti akan habis waktunya pada Senin malam. Dia tidak menyebutkan pembangkit listrik mana yang dia maksud.

Namun jika benar, ancaman ini bisa membahayakan karena sebagian pembangkit listrik Iran bertenaga nuklir.

Berita Lainnya:
Video Pertemuan Jokowi dan Bupati Pekalongan Fadia A Rafiq Viral Usai OTT KPK

Trump sebelumnya mengatakan, sengaja menghindari serangan terhadap pembangkit listrik di Iran karena akan menyebabkan kerusakan dan “trauma” selama bertahun-tahun bagi penduduk sipil.

Sebelum itu, Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi menegaskan militernya akan membalas dengan serangan tanpa batas jika fasilitas energinya diserang kembali. Ancaman itu diasmpaikan Araghchi mengomentari serangan Israel terhadap ladang gas South Pars Iran

image_print
Logo
Suara Netizen
Memuat konten netizen...
ADVERTISMENT
Update Terbaru
ADVERTISMENT
Orinews Logo
Update Terbaru
Memuat Artikel...
MEMUAT BERITA...
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Reaksi

Berita Lainnya