SABANG – Berbekal atraksi wisata danau berbasis kuliner, budaya dan adat, desa wisata Aneuk Laot Sabang sukses menjadi salah satu dari 75 nominasi desa wisata terbaik, pada ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023, setelah melalui seleksi ketat 4.573 desa wisata lainnya.
Baca juga: Bereh That! Desa Wisata Iboih dan Aneuk Laot Sabang Masuk 75 Besar ADWI
Penilaian dan peninjauan desa wisata Aneuk Laot secara langsung dilakukan Direktur Pengembangan Destinasi dan Pariwisata Berkelanjutan Kemenparekraf, Indra Ni Tua, bersama dewan juri kompetensi ADWI 2023 yakni Putu Sumbaya dan Sugeng Handoko, di desa setempat, Selasa, (11/4/2023).
Didampingi Pj Wali Kota Sabang Reza Fahlevi, Forkopimda, instansi terkait dan aparatur desa setempat, Direktur Kemenparekraf serta para dewan juri, disuguhkan atraksi wisata khas desa Aneuk Laot, seperti atraksi seni, budaya, toet apam, menganyam daun kelapa, membuat topi sirih, dan sebagainya.
Baca juga: Salak dan Alpukat Berpotensi Jadi Agrowisata di Kota Sabang
Indra Ni Tua mengapresiasi kekompakan dan kebersamaan seluruh masyarakat desa Aneuk Laot yang menyambut pihaknya dengan berbagai atraksi wisata luar biasa.
“Desa wisata Aneuk Laot ini luar biasa, memang kelihatannya sederhana tapi sebenarnya kekayaan alam dan tradisi lokalnya luar biasa. Seperti tadi ibu-ibu memasak apam tanpa minyak, kemudian danau yang berusia ratusan tahun ini masih sangat terawat dan tidak tercemar,” ujar Indra.
Menurutnya, adat, budaya dan alam adalah kekuatan Indonesia. Kearifan lokal desa wisata Aneuk Laot seperti topi sirih dan produk kuliner lainnya, patut menjadi atraksi wisata edukasi menarik yang harus dikembangkan.
Tidak hanya meninjau dan menilai, Direktur Kemenparekraf serta para dewan juri ADWI 2023 juga membeli beberapa produk olahan masyarakat sebagai oleh-oleh.
Pada kesempatan tersebut, Pj Wali Kota Sabang Reza Fahlevi, atas nama Pemerintah Kota Sabang dan masyarakat Gampong Aneuk Laot mengucapkan terima kasih kepada Direktur Kemenparekraf serta para dewan juri, yang telah mengunjungi desa wisata Aneuk Laot.
“Kita sangat beruntung, hari ini mendapat kunjungan dari bapak-bapak ini, yang menyaksikan langsung keunggulan-keunggulan desa Aneuk Laot, dan sangat paham keinginan wisatawan. Dari pengamatan beliau, ada beberapa potensi wisata yang harus kita ditingkatkan,” kata Reza Fahlevi.
Lanjutnya, Kota Sabang cukup terkenal potensi wisata bahari. Saat ini Pemerintah Kota Sabang tengah mengembangkan desa-desa wisata berbasis budaya dan segala keunggulan lokalnya, salah satunya di desa Aneuk laot.
































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler