BANDA ACEH – Perusakan hingga pembakaran fasilitas umum (fasum) yang terjadi selama berlangsungnya aksi demo pada 28 hingga 29 Agustus 2025 diduga bukan dilakukan oleh massa unjuk rasa.
Perusakan hingga pembakaran fasum tersebut diduga dilakukan oleh oknum-oknum tertentu yang sengaja ingin membuat situasi Indonesia semakin chaos.
Pasalnya, kini beredar video yang merekam sosok oknum pembakar fasum saat terjadinya demo. Hal ini diketahui dari cuitan akun Twitter @pengeuincentil.
Dalam cuitan akun tersebut, tampak video berdurasi 27 detik yang direkam oleh seorang wanita diduga salah satu tim medis yang bertugas menyelamatkan peserta demo.
“Pasukan massa gak ada yang bawa tangga, tiba-tiba muncul orang yang bawa tangga ngancurin halte terus ngeluarin mesiu dan sekarang ngebakar. Ini oknum anj*ing jangan ngefitnah lagi lu anj*ing pada ngefitnah lu, massa gak ada ya gua dari tadi disini ya kaga ada yang punya tangga bawa motor anj*ing tol*ol,” ungkapnya, dikutip Minggu, 31 Agustus 2025.
Tak sampai di situ, dalam video juga tampak 2 motor yang masih menyala terparkir di tengah jalan. Lalu, ada 3 pria terlihat berada di halte TransJakarta dan mulai menyalakan api.
“Gue sama teman-teman standby medis di halte. Lagi ada korban, tiba-tiba disamperin bapak-bapak pakai batik dan jaket gojek (pakai celana coklat, boots mengkilap mahal, badan bagus) nanya ‘dari mana? Tangselnya mana? Bawaan siapa?’ dll,” tulisnya dalam video tersebut.
“Kalau halte tempat medis standby aja bisa tiba-tiba kebakar tau lah penyebabnya siapa,” lanjutnya.
Ada pula unggahan lain yang menjelaskan sosok oknum tersebut. Dimana, oknum itu disebutkan mengenakan pakaian serba hitam.
“Item-item nyaru padahal emang tujuannya beda. Simpelnya gini, kebanyakan demonstran yang turun fokusnya ngepung PMJ, bakar-bakar ban, cone, water barrier, kok ya ini orang dua kepikiran buat mecah-mecahin kaca halte TJ Benhil yang masih utuh gak lecet, malah dipecahin,” tandas akun @penguincentil.
Valid ya kalo ada yang bakar fasum tuh BUKAN dari pendemo. Gila ya itu yang bawa tangga dibayar berapa? https://t.co/qMXOSbNWfD pic.twitter.com/zy3FtW7VOO
— Icaay (*≧з≦) (@penguincentil) August 29, 2025
Unggahan akun itu pun akhirnya ramai dikomentari warganet.
“Sengaja dibakar, biar pendemo gak bisa pulang dan disalahkan. Lihat kasus Gamma, mereka ngebunuh dan memfitnah aja udah biasa, apalagi halte yang bisa dibangun lagi,” ujar akun @namdoyan.
“Sumpah, awareness soal ini tuh cuma di X. Di IG, apalagi komen-komen tiap postingan kebakaran, banyak banget yang masih guilt trip ke pendemo. Guys, kalian bantu spam komen di setiap postingan kebakaran ya, biar yang di top komen tuh awareness kalau ini semua kelakuan provokator,” komentar akun @nunurawrrrr.
































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Nabi Isa 'alaihissalam, yang disebut sama org kafir sebagai Yesus…
Keren Bank Aceh Syariah. Dari waktu ke waktu penuh inovasi.…
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Beredar Narasi di Tentara AS,…
Bank Aceh Siapkan Reward Khusus…
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Indonesia, khususnya Aceh, perintah Allah dan Rasulullah itu, level urgensi…
😥 Inna lillahi wa Inna ilahi raaji'un
😂 Mana pernah ngaku penjahat.
😂 Mereka orang-orang penyembah berhala yang terlalu delusional…
Iran is the best 👌 Amerika Serikat dan Teroris…
Berita Terpopuler