NASIONAL
NASIONAL

Bantuan Diaspora Aceh dari Malaysia Masih Tertahan, Tito Ungkap Kendalanya di Bea Cukai

Topik Berita: Bencana Sumatera

Bencana Sumatera

Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto

Guru Besar UPN Veteran Yogyakarta Apresiasi Kesigapan Polda Aceh Tangani Bencana

Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto

Dua Hari Puasa Tinjau Lokasi Banjir, Kapolda Marzuki: Iman Masyarakat Aceh Kuat

Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto

Mendagri dan Wagub Fadhlullah Tinjau Langkahan Aceh Utara Hingga Serahkan Bantuan

BANDA ACEH – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan adanya bantuan untuk korban bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra yang hingga kini masih tertahan di Bea Cukai.

Bantuan tersebut belum dapat disalurkan karena belum memperoleh izin distribusi ke wilayah Aceh.

Menurut Tito, bantuan itu berasal dari diaspora Aceh yang bekerja di Malaysia.

Ia menyebutkan jumlah warga Aceh di Malaysia diperkirakan mencapai hampir 500 ribu orang, yang sebagian besar masih memiliki hubungan keluarga di kampung halaman.

“Saat ini ada bantuan dari diaspora Aceh. Kita tahu bahwa di Malaysia ada lebih kurang hampir 500 ribu warga Aceh yang bekerja di sana, yang memiliki hubungan keluarga. Mereka selain membantu keluarganya masing-masing, bantuan uang, tapi mereka juga mengumpulkan barang-barang, pangan terutama,” ujar Tito, dikutip pojoksatu.id dari TVOneNews (18/2/2026).

Berita Lainnya:
Eks Pentolan FPI Munarman Jadi Pengacara Noel Ebenezer, Jaksa Protes!

Bantuan tersebut, lanjut Tito, telah disiapkan untuk dikirim dari Port Klang di Kuala Lumpur menuju Pelabuhan Krueng Geukueh di Lhokseumawe, Aceh.

Namun, proses masuknya barang masih terkendala izin dari pihak Bea Cukai.

“Mereka sudah siap barangnya dikirim dari Port Klang di Kuala Lumpur, akan dikirim ke pelabuhan di Lhokseumawe, Pelabuhan Krueng Geukueh namanya. Tapi sekarang masih tertahan karena dari Bea Cukai belum mengizinkan masuk,” jelasnya.

Tito menyampaikan persoalan ini kepada pimpinan DPR guna meminta arahan dan solusi agar bantuan tersebut dapat segera disalurkan kepada para korban bencana yang membutuhkan.

Berita Lainnya:
Prabowo Diyakini Bisa Dua Periode Tanpa Gibran

Di sisi lain, ia juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan terkait bantuan tersebut.

Presiden menekankan bahwa bantuan dari masyarakat luar negeri dapat diterima selama bukan dalam skema government to government (G to G).

“Kami sudah sampaikan kepada Bapak Presiden, sepanjang itu bukan dari G to G, silakan diterima. Ini bukan G to G, tapi dari komunitas masyarakat yang bekerja di Malaysia,” kata Tito.

Meski demikian, Presiden mengingatkan agar setiap bantuan yang masuk tetap melalui proses pemeriksaan ketat untuk memastikan tidak ada barang terlarang seperti narkotika, senjata api, maupun barang ilegal lainnya.

“Silakan diterima sepanjang jangan sampai ada barang-barang terlarang,” tambahnya.

Kini publik menanti kejelasan langkah pemerintah agar bantuan kemanusiaan tersebut dapat segera sampai ke tangan korban bencana di Aceh tanpa mengabaikan prosedur hukum dan keamanan yang berlaku.***

image_print
Geser »

Imsakiyah Ramadhan 1447 H

Kota Banda Aceh & Sekitarnya

Harian Aceh Indonesia
Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh
Tanggal Imsak Subuh Dzuhur Ashar Maghrib Isya
Memuat data resmi...
Update Terbaru
A

Novita Sari Yahya

20 Feb 2026

Ibu yang Menjaga Api Kehormatan
A

Asmaul Husna

20 Feb 2026

Nyanyian Rindu
A

Redaksi

20 Feb 2026

Bedah Buku – Of Grammatology
A

Rosadi Jamani

20 Feb 2026

Kadis Kesehatan Itu Gugur di Meja Kerja
A

Paulus Laratmase

20 Feb 2026

Fenomena, Kekuasaan, dan Realitas Sosial
A

Tabrani Yunis

20 Feb 2026

Perjalanan Suci Sang Mentari
A

Redaksi

20 Feb 2026

Personal Branding
A

Redaksi

20 Feb 2026

Filosofi Jarimu
A

Tabrani Yunis

19 Feb 2026

Produktif Menulis, Kala Puasa Ramadan
A

Tabrani Yunis

18 Feb 2026

Kelas Afirmasi Masih Perlu
A

Novita Sari Yahya

17 Feb 2026

Percakapan Sunyi di Ambang Kekuasaan
A

Redaksi

17 Feb 2026

Meugang yang Basah
A

Redaksi

17 Feb 2026

Buku ( Tak) Terlarang
A

Dr Mohd Abbas Abdul Razak

17 Feb 2026

Awakening the Soul in Ramadhan
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Reaksi

Berita Lainnya