Selasa, 30/04/2024 - 00:36 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

AMERIKAINTERNASIONAL

AS akan Buka Kembali Kedutaannya di Ukraina

ADVERTISEMENTS

Diplomat AS pertama-tama akan datang ke Lviv dan kemudian kembali ke Kiev.

ADVETISEMENTS
Ucapan Belasungkawa Thantawi Ishak mantan Komisaris Utama Bank Aceh

 WASHINGTON — Amerika Serikat (AS) akan membuka kembali kedutaan besarnya di Ukraina dengan segera. Washington juga menjanjikan lebih banyak bantuan militer ke Kiev saat mengunjungi negara yang tengah berperang itu.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Reza Saputra sebagai Kepala BPKA
ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat Memperingati Hari Kartini dari Bank Aceh Syariah


Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dan Menteri Pertahanan Lloyd Austin mengatakan kemampuan mereka untuk datang ke ibu kota Ukraina adalah bukti kegigihannya dalam memaksa Moskow untuk meninggalkan serangan di ibu kota bulan lalu. “Dalam hal tujuan perang Rusia, Rusia telah gagal dan Ukraina telah berhasil,” kata Blinken setelah kunjungan tersebut.

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah
Berita Lainnya:
Bandara-Bandara di Timur Tengah Beroperasi Kembali, Termasuk di Iran
ADVETISEMENTS
Ucapan Belasungkawa Zakaria A Rahman dari Bank Aceh


Blinken mengatakan, diplomat AS pertama-tama akan datang ke kota barat Lviv dan akan kembali ke Kiev dalam beberapa pekan. Bridget Brink, sekarang duta besar AS di Slovakia, akan menjadi utusan.

ADVERTISEMENTS


Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov pada Senin malam mengatakan bahwa krisis akan berakhir dengan kesepakatan. Namun isinya akan tergantung pada situasi militer. Ia mengkritik Kiev hanya meniru negosiasi.

ADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil
Berita Lainnya:
Bahagianya Ukraina Mendapatkan Paket Bantuan dari AS


Sebelumnya, duta besar Rusia di Washington mengatakan kepada AS untuk menghentikan pengiriman senjata. Ia memperingatkan bahwa pengiriman besar senjata Barat mengobarkan konflik.


AS menjanjikan 713 juta dolar AS bantuan baru untuk Ukraina dan negara-negara lain di kawasan yang dipandang berpotensi rentan terhadap ancaman Rusia. Gedung Putih juga memperingatkan kemungkinan akan ada lebih banyak sanksi terhadap Rusia.

sumber : Reuters

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi