Rabu, 24/07/2024 - 22:26 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

BISNISEKONOMI

Pengusaha Yakin Industri TPT Nasional Masih Cerah

ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Anak Nasional 23 Juli 2024 dari Bank Aceh Syariah

Industri TPT merupakan sektor manufaktur dengan pertumbuhan tertinggi.

ADVERTISEMENTS
Selamat ulang tahun ke-57 Bapak Bustami, S.E., M.Si, Penjabat Gubernur Aceh

 JAKARTA — Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) meyakini industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional masih mempunyai masa depan yang cerah pascapandemi. Apalagi, dengan digelarnya pameran TPT Indo Intertex-Inatex 2022 yang akan digelar 10-13 Agustus 2022.

ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hari Bhakti Adhyaksa 2024

Ketua Umum API Jemmy Kartiwa Sastraatmaja melalui keterangan tulis menyampaikan, API berharap kembali diadakannya pameran Indo Intertex-Inatex tahun ini akan memicu optimisme dan minat investasi pada kalangan pelaku usaha TPT nasional di masa setelah pandemi Covid-19 ini.

ADVERTISEMENTS
Selamat dan Sukses atas Perpanjangan masa Jabatan Muhammad Iswanto sebagai Pj Bupati Aceh Besar dari Bank Aceh Syariah

“Kami juga berharap diselenggarakannya acara ini semakin menggaungkan semangat bahwa industri TPT bukan industri yang mulai redup serta masih memiliki masa depan yang panjang dan cerah,” kata Jemmy.

ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1446 Hijriah dari Bank Aceh Syariah

Pameran Indo Intertex-Inatex 2022 akan kembali diselenggarakan secara luring di Jakarta International Expo setelah tertunda dua tahun akibat pandemi Covid-19. Pameran edisi ke-18 itu akan menghadirkan lebih dari 130 peserta dari 16 negara Asia dan Eropa yang menampilkan produk dan inovasi teknologi dari mesin tekstil dan garmen, bahan baku, mesin digital printing, kimia tekstil, aksesoris serta produk tekstil lainnya.

Berita Lainnya:
Smelter Freeport Akhirnya Beroperasi, Airlangga: Ini Pabrik Extraordinary
ADVERTISEMENTS
Selamat HUT Bhayangkara ke-78 tahun dari Bank Aceh Syariah 2024

Paul Kingsen, Project Director PeragaExpo, selaku penyelenggara Indo Intertex-Inatex 2022, mengatakan, industri tekstil dan pakaian jadi merupakan sektor manufaktur yang mencatatkan pertumbuhan paling tinggi dan berperan penting dalam perekonomian nasional.

ADVERTISEMENTS
Wifi Gratis untuk Rekening Baru di Bank Aceh Syariah

Berdasarkan peta jalan Making Indonesia 4.0, industri tekstil dan pakaian sebagai satu dari lima sektor manufaktur yang sedang diprioritaskan. “Dengan digelarnya Indo Intertex-Inatex 2022, Peraga Expo optimistis industri TPT nasional akan berkembang secara berkelanjutan dan berperan dalam kemajuan perekonomian Indonesia,” tambah Paul.

ADVERTISEMENTS
Bank Aceh Syariah Salurkan 212 Ekor Hewan Kurban kepada Warga Aceh 2024

Menurut dia, pameran Indo Intertex memainkan peran penting sebagai platform yang kredibel untuk merintis dan memimpin transformasi sektor tekstil dan garmen lokal dengan memperkenalkan teknologi baru dari dunia. Mesin dan aksesoris industri yang dipamerkan memungkinkan perusahaan untuk melakukan transisi lebih cepat ke Industri 4.0 tanpa banyak kerumitan.

Berita Lainnya:
Etawalin Bantu Lawan Nyeri Sendi dan Osteoporosis
ADVERTISEMENTS
Sukseskan Hari Indonesia Menabung (HIM) dari Bank Aceh Syariah - 1 Juli 2024

“Indonesia saat ini harus mengadopsi dan mempelajari teknik teknologi baru di semua jenis tekstil termasuk penggunaan material dan peralatan yang dapat memacu produktivitas tekstil. Indo Intertex berkomitmen untuk mendukung program restrukturisasi mesin Industri TPT,” imbuh Paul.

Meski menjadi salah satu produsen pakaian jadi yang unggul dunia, hingga 2021 Indonesia masih belum dapat masuk dalam ranking 10 besar produsen TPT dunia.

Sebelumnya, pada 2017-2020 Indonesia sempat termasuk negara eksportir pakaian jadi terbesar di dunia. Berdasarkan TexfilesBD, saat ini, negara yang paling unggul dalam ekspor TPT (termasuk ekspor produk mesin) didominasi oleh negara-negara Asia yakni China, Jerman, Bangladesh, Vietnam, India.

Dalam konteks Asia maupun dunia, Indonesia dinilai masih harus berjuang mendorong peningkatan daya saing untuk dapat bersaing lebih baik lagi dengan negara-negara pesaing tersebut. Peningkatan daya saing tersebut dilakukan melalui dorongan perbaikan regulasi serta pembenahan industri.


 


sumber : ANTARA

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
Bahagia itu Sederhana dari Bank Aceh Syariah


Reaksi & Komentar

وَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلَائِكَةِ اسْجُدُوا لِآدَمَ فَسَجَدُوا إِلَّا إِبْلِيسَ كَانَ مِنَ الْجِنِّ فَفَسَقَ عَنْ أَمْرِ رَبِّهِ ۗ أَفَتَتَّخِذُونَهُ وَذُرِّيَّتَهُ أَوْلِيَاءَ مِن دُونِي وَهُمْ لَكُمْ عَدُوٌّ ۚ بِئْسَ لِلظَّالِمِينَ بَدَلًا الكهف [50] Listen
And [mention] when We said to the angels, "Prostrate to Adam," and they prostrated, except for Iblees. He was of the jinn and departed from the command of his Lord. Then will you take him and his descendants as allies other than Me while they are enemies to you? Wretched it is for the wrongdoers as an exchange. Al-Kahf ( The Cave ) [50] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi