ADVERTISMENT
ACEH
ACEH

Wakil Dubes Rusia Terkesan dengan Penerapan Syariat Islam di Aceh

BANDA ACEH – Wakil Duta Besar (Dubes) Federasi Rusia untuk Indonesia, Veronika Novoseltseva bertemu dengan Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haythar di Meuligoe Wali Nanggroe, Aceh Besar.

“Kunjungan Wakil Dubes Federasi Rusia ke Aceh dalam rangka kunjungan balasan,” kata Kabag Kerjasama dan Humas Wali Nanggroe, M. Nasir Syamaun MPA, Senin (22/8/2022).

Ia mengatakan, pada 27 Juli lalu Wali Nanggroe mengadakan kunjungan ke Kedubes Federasi Rusia di Jakarta, dalam rangka menjajaki hubungan kerjasama Aceh dan Federasi Rusia.

Veronika menyampaikan, bahwa dirinya sudah lama mendengar tentang Aceh. Namun baru sekarang kesempatan berkunjung langsung melihat perkembangan Aceh, melihat tradisi, adat istiadat dan berkenalan dengan masyarakat.

Veronika dan Wali Nanggroe membahas banyak hal, mulai dari perkembangan terkini Aceh, kebudayaan serta adat istiadat Aceh, sejarah, potensi alam, pendidikan, olahraga, ekonomi dan secara khusus juga membicarakan tentang konservasi Harimau Sumatera di Aceh.

Berita Lainnya:
Jelang Idul Fitri, Pemkab Aceh Besar Santuni 4.800 Anak Yatim

Veronika mengaku ada banyak informasi baru yang diperolehnya. Bahkan pihaknya juga telah sepakat untuk mengembangkan hubungan yang menjadi minat bersama, salah satunya dalam bidang pendidikan.

“Ada banyak mahasiswa dari Aceh yang mau datang ke Rusia untuk belajar di universitas-universitas disana,” kata Veronika.

Veronika mengatakan, khususnya di bidang konservasi harimau, Presiden Rusia Vladimir Putin menaruh perhatian khusus. Berdasarkan informasi yang disampaikan Wali Nanggroe dan Forum Konservasi Leuser (FKL) yang turut hadir di Meuligoe Wali Nanggroe mengenai upaya konservasi harimau yang dilakukan di Aceh, Veronika berharap akan ada pertukaran pengalaman antara Aceh dan Rusia dibidang tersebut.

Ia mengtakan, dirinya sangat ingin agar informasi mengenai konservasi harimau di Aceh dapat disampaikan ke masyarakat Rusia khususnya dan dunia internasional pada umumya. “Terutama mengingat pada 5 September nanti di Rusia akan diadakan forum internasional mengenai isu-isu terkait pelestarian harimau,” kata Veronika.

Berita Lainnya:
Sekda Aceh Lepas Pawai Takbir Idul Fitri 1447 H, Ribuan Warga Antusias Padati Jalan

Selain itu, Federasi Rusia sangat berminat dengan produk-produk dari Indonesia termasuk dari Aceh seperti kopi, buah-buahan dan produk lainnya, yang siap dibeli oleh negaranya dalam jumlah besar.

Ditanyai soal penerapan syariat islam di Aceh, Veronika menjelaskan, dirinya sangat terkesan dengan apa yang berlaku di Aceh. Sebelum berkunjung langsung, ia mengaku pengetahuannya tentang Aceh tidak begitu menyeluruh.

Dari pengalaman kunjungan kali ini, Veronika mengatakan bahwa masyarakat Aceh sangat toleran. “Saya lihat memang ada banyak masjid, tapi juga ada gereja-gereja, ada juga tempat ibadah dari agama-agama lain,” sebutnya.

image_print
1 2
Logo
Suara Netizen
Memuat konten netizen...
ADVERTISMENT
Update Terbaru
ADVERTISMENT
Orinews Logo
Update Terbaru
Memuat Artikel...
MEMUAT BERITA...

Reaksi

Berita Lainnya