ADVERTISMENT
NASIONAL
NASIONAL

Sebut Jenderal Andika Perkasa dan Dudung Abdurachman Tak Akur, Politisi PDIP Effendi Simbolon Dikritik

“Jadi, kepada teman-teman DPR Komisi I, tolong jangan melihat militer dengan kacamata atau parameter partai politik karena itu akan fatal dan sangat salah,” katanya.  Suara Effendi Simbolon sebelumnya menjelaskan alasannya menyinggung isu tak akurnya antara Andika dengan Dudung. 

Dia mengatakan sebagai anggota legislatif, memiliki hak konstitusi untuk mengawasi institusi TNI.  Dia mengatakan objektif terhadap substansi masalah. Politikus PDIP itu menegaskan tak ada masalah dengan dua jenderal bintang empat tersebut.  

Berita Lainnya:
Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Tiri Siksa Anak hingga Tewas di Sukabumi Terancam 15 Tahun Bui

“Ini kan bukan persoalan antara saya dengan Pak Dudung atau Pak Andika. Nggak ada masalah di situ. Bukan saya ada persoalan sama Pak Andika, sama Pak Dudung,” kata Effendi di Gedung DPR pada Kamis (8/9/2022).

 Menurut dia, isu tak akurnya Andika dengan Dudung terlihat dari beberapa momentum. Dia bilang, Komisi I DPR sebagai mitra kerja TNI tidak masuk pada ranah personal. Namun, isu itu diungkit untuk kepentingan institusi TNI.  

Berita Lainnya:
Jejak Kejahatan Ibu Tiri di Sukabumi yang Siksa Bocah 12 Tahun hingga Tewas, Ternyata Sejak 2023

“Kita punya informasi yang punya nilai kebenaran, catatan visi, kebijakan, kepatuhan, bahkan pembangkangan. Ada yang berupa SK tidak dijalankan yang menjadi fokus kita. Makanya ada istilah disharmoni. Kita tak masuk pada urusan personal. Goal kita kan save TNI,” jelas Effendi.

image_print
1 2
Logo
Suara Netizen
Memuat konten netizen...
ADVERTISMENT
Update Terbaru
ADVERTISMENT
Orinews Logo
Update Terbaru
Memuat Artikel...
MEMUAT BERITA...

Reaksi

Berita Lainnya